ASDP waspadai cuaca ekstrem di Selat Bali
- 25 Mei 2026 06:34
Petugas melakukan pencarian dalam operasi SAR tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali, Jembrana, Bali, Sabtu (5/7/2025). Tim SAR gabungan memperluas area pencarian korban kapal KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali saat berlayar dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk hingga 141,4 nautical mile (NM) persegi di wilayah perairan dan 269,38 NM persegi untuk area pencarian udara. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/wsj.
Petugas melakukan pencarian dalam operasi SAR tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali, Jembrana, Bali, Sabtu (5/7/2025). Tim SAR gabungan memperluas area pencarian korban kapal KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali saat berlayar dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk hingga 141,4 nautical mile (NM) persegi di wilayah perairan dan 269,38 NM persegi untuk area pencarian udara. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/wsj.
Petugas melakukan pencarian dalam operasi SAR tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali, Jembrana, Bali, Sabtu (5/7/2025). Tim SAR gabungan memperluas area pencarian korban kapal KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali saat berlayar dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk hingga 141,4 nautical mile (NM) persegi di wilayah perairan dan 269,38 NM persegi untuk area pencarian udara. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/wsj.
Petugas mengamati peta operasi SAR tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Gilimanuk, Jembrana, Bali, Sabtu (5/7/2025). Tim SAR gabungan memperluas area pencarian korban kapal KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali saat berlayar dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk hingga 141,4 nautical mile (NM) persegi di wilayah perairan dan 269,38 NM persegi untuk area pencarian udara. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/wsj.