Padang (Antara Bali) - Sebanyak 18 orang profesor dari mancanegara akan hadir sebagai pembicara kunci dan pembicara tamu pada seminar 3rd International Conference On Asset And Facility Management (ICASFAM) 2014 di Padang, Sumatera Barat  pada 11-12 November 2014.

        Seminar ini dilaksanakan Program Magistes Teknik Sipil Universitas Bung Hatta (UBH) Padang membahas aset dan fasilitas manajemen, kata Ketua Pelaksana, Ir. Wardi,M.Si di Padang, Sabtu.

        Menurut dia aset merupakan sebuah langkah manajerial yang harus dilakukan seseorang manajer dalam merencanakan, mengelola dan mengevaluasi kinerja aset dan fasilitas di berbagai organisasi.

        Ditengah-tengah persaingan global yang semakin ketat, pengelolaan aset perlu secara efektif, guna menjamin peningkatan nilai yang akan memberikan konstribusi dalam upaya menjaga keberlanjutan kegiatan operasi maupun bisnis organisasi, sebutnya.

        "Untuk mencapai semua sasaran tersebut, diperlukan beberapa langkah strategis antara lain denga mendorong terciptanya sinergitas seluruh pemangku kepentingan dalm menyusun konsep pengelolaan asset dan manajemen fasilitas," tambahnya.

        Ia menjelaskan Program Magister Teknik Sipil UBH sebagai lembaga pendidikan tinggi, untuk mendorong melakukan peningkatan, ketahanan dan efektifitas asset serta fasilitas manajemen adalah dengan rutin mengadakan kegiatan konferensi internasional manajemen asset sekali dalam dua tahun.

        Menurut dia, ada 13 topik lain yang akan dipresentasikan pemakalah-pemakalah dari universitas dan lembaga dari luar negeri dan dalam negeri.

         Makalah yang dibahas antara lain, "risk management, maintenance management, sustainable energy planning and management, project management, operation management,construction management, strategic management, disaster and crisis management serta legal aspect asset and facility management", katanya.

         Seminar International tersebut, rencananya dibuka oleh Gubernur Sumbar sekaligus sebagai keynote speaker, peserta ditargetkan panitia 200 orang yang berasal dari lembaga pemerintah, swasta, perguruan tinggi, konsultan,maupun praktisi. (WDY)


Pewarta: Oleh Hendra Agusta
: I Gusti Bagus Widyantara

COPYRIGHT © ANTARA 2026