"Posko mudik sudah kami siapkan dua titik yaitu di depan Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung dan di Terminal Mengwi," kata Kepala Sub-Bagian Humas Polres Badung Ajun Komisaris I Made Dina di Mangupura, Sabtu.
Ia menjelaskan bahwa posko mudik Lebaran itu beroperasi pada 16-22 Juli 2014.
Jalan Raya Sempidi sebagai jalur perlintasan para pemudik menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, mendapat pengawasan ketat dari polisi untuk menekan angka kecelakaan lintas.
Dalam Operasi Ketupat itu Polres Badung menerjunkan 100 personel untuk memantau di beberapa titik rawan kecelakaan dan rawan kriminal.
Pihaknya berharap kepada masyarakat yang akan mudik Lebaran agar tetap waspada dan hati-hati di jalan karena volume kendaran di jalanan akan meningkat dua kali lipat.
Selain itu, para pemudik juga diminta tidak membawa barang yang berlebihan dan tidak menggunakan perhiasan karena akan memancing adanya kriminal di perjalanan.
"Sebaiknya menggunakan perhiasan sesuaikan dengan kondisi lingkungan," ujarnya.
Sementara itu, bagi para pemudik yang lelah dalam perjalanan, Made Dina menganjurkan untuk beristirahat di tempat aman atau di posko mudik yang telah disediakan. (WDY)
Pewarta: Oleh Wira Suryantala: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026