Denpasar (ANTARA) - Dinas Perhubungan (Dishub) Bali memetakan jalur-jalur yang akan digunakan pemudik pada arus balik Lebaran 2026 yang diprediksi mulai terjadi pada Selasa (24/3).

“Untuk antisipasi arus balik sebenarnya pemimpin Posko Angkutan Lebaran kepolisian, di penyeberangan ASDP dan Korsatpel BPTD, kami bersifat koordinasi jadi ada jalur-jalur yang dilalui nanti itu pasti menuju Bali Selatan,” kata Kepala Dishub Bali I Kadek Mudarta dikonfirmasi di Denpasar, Senin.

Dari pemetaannya, kebanyakan pemudik yang sebelumnya keluar Bali akan kembali dan bekerja di kawasan Denpasar dan Kabupaten Badung, sehingga jalur tersebut akan menjadi yang paling sibuk.

Namun jalur utama yang harus diantisipasi, menurut dia, tetap Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, sebab diprediksi arus balik akan didominasi melalui pintu Pelabuhan Gilimanuk.

Arus balik setelah libur panjang Nyepi dan Idul Fitri sendiri diperkirakan mulai terasa pada Selasa (24/3) dan akan terus berlangsung hingga Minggu (29/3).

“Kalau prediksi kami mulai besok ada kenaikan orang balik, kalau pagi ini kami juga belum tahu tapi perkiraan mulai besok sampai secara umum hari Minggu, analisa kami ini pengaruh masih libur cuti bersama sampai besok,” ujar dia.

Dengan kembali normalnya hari kerja pada Rabu (25/3), Mudarta memperkirakan akan terjadi lonjakan kedatangan ke Bali sebelum itu.

“Pintu kedatangan arus balik ke Bali prediksi kami pintu Pelabuhan Gilimanuk, karena dibanding Pelabuhan Padang Bai, Gilimanuk lebih jauh volumenya, ini yang datang sebagian besar dari Jawa,” katanya.

Perkiraan itu juga dipengaruhi oleh data jumlah pemudik keluar Bali sejak 13 hingga 20 Maret 2026. Jumlah orang masuk diperkirakan akan sama atau bahkan lebih tinggi pada momentum arus balik tersebut. Pada periode tersebut, jumlah orang yang meninggalkan Bali sebanyak 727.528 orang dan yang masuk Bali 409.377 orang.

Pergerakan itu paling dipengaruhi oleh jalur Pelabuhan Gilimanuk, yaitu dengan jumlah orang keluar Bali pada arus mudik kemarin 450.993 orang dan yang masuk hanya 164.612 orang.

Sementara itu, ia mengatakan melalui pintu lain jumlahnya tidak sebanyak Pelabuhan Gilimanuk, apalagi mereka didominasi pengendara transportasi umum atau transportasi pribadi yang akan menggunakan jalan darat.

Seperti di Bandara I Gusti Ngurah Rai, selama delapan hari tersebut jumlah penumpang internasional keluar 138.643 dan masuk 112.866, dan penumpang lokal keluar 91.200 dan masuk 107.359.

Kemudian di Pelabuhan Padang Bai, Kabupaten Karangasem jumlah penumpang keluar Bali 13-20 Maret 43.840 dan masuk 13.291, lalu Pelabuhan Benoa penumpang keluar 3.852 dan masuk 1.249 orang.

Hingga 30 Maret 2026 nanti, Kepala Dishub Bali memastikan Posko Angkutan Lebaran akan tetap dibuka untuk memastikan kelancaran pada arus balik.

Mudarta selain menempatkan personel di kawasan Bypass Ngurah Rai Badung yang disasar pemudik jalur darat-laut, ia juga menempatkan personel di kawasan Sanur Denpasar untuk memastikan selama libur panjang kepadatan juga bisa diantisipasi di jalur kawasan wisata bukan hanya jalur mudik.



Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari
Editor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

COPYRIGHT © ANTARA 2026