"Akses jalan masih menjadi hambatan. Kami harap Pemkab Jembrana membuatkan jalan, meskipun hanya rabat beton," kata kelian atau kepala subak setempat, Gede Wayan Astawa, saat menerima kunjungan Wakil Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, Jumat.
Menurutnya, pura yang berlokasi di kawasan hutan lindung tersebut menjadi tujuan sembahyang warga dari tiga desa masing-masing, Desa Manistutu, Berangbang dan Kaliakah.
"Ini termasuk pura subak, sehingga menjadi tempat sembahyang petani 10 subak dari 3 desa tersebut," ujarnya.
Menanggapi permintaan ini, Kembang mengatakan, pihaknya akan mencarikan anggaran agar rabat beton jalan ke pura tersebut bisa terlaksana tahun 2014.(GBI)
Pewarta: Oleh Gembong Ismadi: Gembong Ismadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.