Martina mengungkapkan bahwa sekitar 50 hingga 60 persen penderita demensia adalah penderita alzheimer.
"Gejala alzheimer dapat terjadi hingga 20 tahun sebelum panyakit ini menjadi akut," jelas Martina. 

 Penderita alzheimer tidak hanya akan mengalami penurunan kemampuan otak dalam mengolah memori, namun juga mengalami penurunan kemampuan dalam berpikir dan membuat keputusan.
"Ini adalah penyakit yang tidak hanya mempengaruhi ingatan, namun juga proses berpikir, perilaku, bahkan emosi, dan suasana hati," tambah dia. (M038)
Pewarta: Oleh Maria Rosari: M. Irfan Ilmie
COPYRIGHT © ANTARA 2026