Mataram (Antara Bali) - Tradisi Lebaran Topat atau Ketupat yang dirayakan masyarakat Lombok , kini dijadikan kalender pariwisata oleh Dinas Kebudayaan dan pariwisata Nusa Tenggara Barat.

"Sebab tradisi unik tersebut hanya dilakukan di Lombok, sehingga perlu dilestarikan, untuk menarik wisatawan berkunjung ke NTB," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB L Gita Ariadi di Mataram, Sabtu.

Untuk itu, dalam perayaan Lebaran Topat yang akan dilakukan pada Kamis (15/8) pihaknya akan mengundang sejumlah wisatawan baik asing maupun domestik yang kebetulan berlibur ke Lombok.

Masyarakat Lombok merayakan Lebaran Topat setelah seminggu merayakan Hari Raya idul Fitri dan kemudian diiringi dengan puasa sunnah Syawal.

"Pada hari itu masyarakat tua dan muda keluar rumah untuk pergi bersantai ke berbagai obyek wisata yang ada di daerah ini," katanya. (M038)


Pewarta: Oleh Siti Zulaeha
: M. Irfan Ilmie

COPYRIGHT © ANTARA 2026