Jakarta (Antara Bali) - Badan Intelijen Negara (BIN) menyatakan akan membantu Kementerian Perdagangan RI untuk menelusuri dan memastikan tidak terjadi kartel pada sektor komoditas pangan yang menyebabkan harga-harga melonjak tinggi.

"Adanya kesenjangan suplai dan permintaan (komoditas pangan), bagi BIN kami harus meyakinkan tidak ada kelompok-kelompok yang mengambil keuntungan di luar aturan-aturan, yang pada akhirnya merugikan rakyat dengan mempermainkan harga (kartel)," kata Kepala BIN Marciano Norman dalam acara penandatanganan kerja sama Kemendag dengan BIN.

Kerja sama itu mencakup Pengamanan Sasaran dan Program Strategis di Bidang Perdagangan, di Jakarta, Jumat. (M038)



Pewarta: Oleh Rangga Pandu Asmara Jingga
: M. Irfan Ilmie

COPYRIGHT © ANTARA 2026