Nusa Dua (Antara Bali) - Gubernur Bali Made Mangku Pastika meninjau kesiapan sarana dan prasarana pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik di Sofitel Nusa Dua dan Bandar Udara Ngurah Rai, Kamis.

"Kalau misalnya ada hambatan yang belum bisa dipecahkan tolong beri tahu saya, supaya bisa segera diselesaikan," katanya di sela-sela melakukan peninjauan tersebut.

Menurut dia, proyek penunjang KTT APEC harus segera dirampungkan mengingat jadwal pelaksanaannya sudah semakin dekat, apalagi Sofitel akan menjadi tempat utama pertemuan.

Menanggapi hal itu, Untung, Manager Proyek dari Sofitel berjanji dan optimistis bahwa proyek ini akan dapat diselesaikan dalam dua bulan ke depan.

Usai dari Sofitel, Pastika yang juga didampingi oleh Kepala Biro Humas Provinsi Bali I Ketut Teneng kemudian menuju Bandara Ngurah Rai guna meninjau kembali pelaksanaan proyek pengembangan bandara internasional itu.

Mantan Kapolda Bali ini meninjau bagian dalam bandara yang sedang dibangun, mulai dari terminal keberangkatan, terminal kedatangan dan juga kawasan komersial.

"Saya ingin menyampaikan pesan dari Presiden, kalau bisa dipercepat lagi proses penyelesaiannya, semakin cepat semakin baik terutama yang di luar tolong segera diselesaikan agar kelihatan lebih bagus walaupun di dalamnya belum seratus persen selesai," ucapnya ungkap kepada Yanus Suprayogi selaku pimpinan proyek.

Ia meminta supaya awal September harus sudah bisa beroperasi karena kalau tidak nanti bisa menghambat proses selanjutnya. "Jangan sampai gara-gara bandara belum siap membuat citra kita menjadi tidak baik," ujarnya.

Untung Prayogi berjanji segera merampungkan proyek tersebut dan mengakui memang ada hambatan mengenai areal untuk menaruh bahan-bahan bangunan. (LHS)


Pewarta: Oleh Ni Luh Rhismawati
Editor : Ni Luh Rhismawati

COPYRIGHT © ANTARA 2026