Gianyar, Bali (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar, Bali, memberikan pelayanan kesehatan inklusif serentak diadakan pada 570 posyandu yang tersebar di 70 desa/kelurahan.

“Posyandu kini menjangkau berbagai kebutuhan masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, lansia, dan keluarga kurang mampu,” kata Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Gianyar I Ketut Mudana di sela peringatan Hari Posyandu di Balai Banjar Bonjaka Desa Sebatu, Gianyar, Bali, Selasa.

Dalam keterangannya dijelaskan transformasi posyandu saat ini mencakup enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) yakni kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat.

Untuk itu pihaknya memperkuat peran posyandu sebagai pusat edukasi, pemberdayaan keluarga, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia dari usia dini hingga lanjut usia (lansia).

Ia menekankan pentingnya perhatian terhadap kelompok lansia yang dinilai memiliki pengalaman, kebijaksanaan, dan nilai-nilai luhur yang perlu dijaga dalam kehidupan sosial masyarakat.

Pada kesempatan tersebut ia mengapresiasi dedikasi para kader posyandu yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan masyarakat di tingkat desa dan banjar.

“Saya berharap kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Sebatu serta menjadi contoh sinergi yang baik antara pemerintah daerah, pemerintah desa, kader Posyandu, dan masyarakat dalam mewujudkan Gianyar yang sehat, maju, dan sejahtera,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Gianyar I Gede Daging mengungkapkan untuk mempercepat implementasi Posyandu Enam SPM, Tim Pembina (TP) Posyandu Kabupaten Gianyar mengoptimalkan keterlibatan seluruh unsur di desa, memfasilitasi perencanaan pembangunan desa, serta memperkuat kolaborasi lintas perangkat daerah.

Adapun dalam layanan kesehatan itu didukung total 23 dokter yakni spesialis anak, spesialis penyakit dalam, spesialis Telinga Hidung dan Tenggorokan (THT), dan dokter spesialis kandungan yang bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Selain layanan kesehatan, sejumlah kantor dinas juga memberikan layanan, seperti Dinas Kesehatan melalui pemeriksaan kesehatan gratis dan pemeriksaan mata bekerja sama dengan RS Bali Mandara.

Kemudian DPMD) menyerahkan bantuan susu kepada balita, Dinas Pertanian menyalurkan 100 kantong bibit cabai kepada kader posyandu, serta Dinas Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) memberikan layanan konseling.

Kemudian Dinas Pendidikan membagikan komik tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat, Dinas Ketahanan Pangan juga menyalurkan paket makanan tambahan kepada bagi ibu hamil dan lansia di Banjar Bonjaka.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyerahkan bantuan 10 tempat pemilahan sampah dan Dinas Sosial memberikan paket sembako bagi lansia terlantar di Desa Sebatu dan Bank BPD Bali berupa bantuan sembako untuk lansia dan ibu hamil serta paket makanan tambahan bagi balita.



Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026