Bangli, Bali (ANTARA) -
Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menegaskan kerukunan antarumat beragama menjadi fondasi utama pembangunan dan kemajuan daerah memaknai Ramadhan dan menyambut Idul Fitri 2026.
“Hanya satu yang bisa kita harapkan yaitu saling bergandengan tangan dan menjaga jalinan silaturahim,” kata Bupati Bangli di sela buka puasa bersama di Bangli, Bali, Jumat.
Untuk itu, pada momentum yang baik berbuka puasa bersama umat Islam saat Ramadhan ini menjadi momen yang tepat untuk mempererat keharmonisan.
Bupati Bangli berharap momentum puasa menjadi sarana bagi umat muslim untuk meraih kemenangan melawan nafsu diri sendiri.
Tak hanya itu, di tengah tantangan cuaca ekstrem dan situasi krisis geopolitik dunia yang bergerak dinamis, Bupati Bangli turut menyerukan agar masyarakat tidak mudah terpecah belah.
“Pada hakikatnya, hidup ini memiliki tujuan yang sama, yaitu menuju kesempurnaan,” imbuh Sedana Arta.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Bangli memberikan apresiasi atas peran aktif masyarakat dari beragam latar belakang keyakinan berkontribusi untuk pembangunan daerah sebagai kunci utama agar Bangli mampu bersaing dengan daerah lainnya.
Bupati menegaskan komitmennya untuk selalu berdiri bersama seluruh komponen masyarakat tanpa terkecuali dan dengan persatuan yang solid, Bangli, kata dia, akan mampu melompat lebih tinggi demi kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat.
Sementara itu, perwakilan tokoh Islam Kabupaten Bangli Haji Nasrudin menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah.
Menurut dia, kegiatan itu bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan bukti otentik kuatnya toleransi di Bangli.
"Kami sangat berterima kasih kepada bupati dan jajaran. Momen ini bukti nyata bahwa di Bangli, kita semua adalah saudara yang saling menghormati dalam bingkai moderasi beragama," ungkap Haji Nasrudin.
Dalam kesempatan itu juga dihadiri, Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bangli, Sekretaris Daerah Bangli, serta pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bangli serta tokoh masyarakat lainnya.
Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta WigunaEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026