Denpasar (ANTARA) - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyebut program bantuan sosial menjelang hari raya keagamaan yang digulirkan pemerintah kabupaten setempat turut berkontribusi menekan laju inflasi daerah pada 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.

Adi Arnawa saat dikonfirmasi di sela kegiatan di Jakarta, Senin (12/1), mengatakan laporan dari Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Badung menunjukkan inflasi daerah mengalami penurunan pada beberapa bulan yang bertepatan dengan momentum hari besar keagamaan, saat bantuan sosial disalurkan kepada masyarakat.

“Berdasarkan data BPS Kabupaten Badung tahun 2024 sebelum program ini dilaksanakan dan setelah program ini berjalan pada 2025, angka inflasi Kabupaten Badung mengalami penurunan secara keseluruhan, terutama saat penyaluran bantuan sosial yang bertepatan dengan hari besar keagamaan seperti Idul Fitri, Galungan dan Kuningan,” ujar Adi Arnawa.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah menyalurkan bantuan sosial menjelang hari raya keagamaan berupa uang tunai sebesar Rp2 juta per kepala keluarga (KK) kepada masyarakat. Program tersebut dirancang untuk membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga menjelang hari besar keagamaan yang biasanya diikuti peningkatan konsumsi.

Menurut dia, stimulus yang diberikan melalui program bantuan sosial tersebut menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap terkendalinya tekanan inflasi di wilayah Kabupaten Badung.

“Astungkara program ini dapat benar-benar meringankan beban masyarakat Kabupaten Badung menjelang hari besar keagamaan seperti yang kami cita-citakan. Ke depan program ini akan terus kami lanjutkan agar masyarakat dapat lebih fokus menjalani ibadah pada hari raya keagamaan,” katanya.

Data yang dihimpun dari laman resmi Badan Pusat Statistik Kabupaten Badung menunjukkan tekanan inflasi di Kabupaten Badung pada 2025 relatif terkendali pada sejumlah momentum hari besar keagamaan.

Pada Februari 2025 yang bertepatan dengan perayaan Imlek, inflasi tercatat sebesar 0,98 persen. Sementara pada Maret saat Idul Fitri inflasi berada pada level 1,32 persen.

Selanjutnya pada April, yang bertepatan dengan perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan, inflasi tercatat sebesar 1,80 persen. Pada November yang juga bertepatan dengan Galungan dan Kuningan, inflasi tercatat sebesar 1,61 persen.

Berdasarkan laporan inflasi tahunan wilayah cakupan Indeks Harga Konsumen (IHK) se-Bali tahun 2024 dan 2025, tren tersebut menunjukkan inflasi Kabupaten Badung pada 2025 cenderung menurun dibandingkan dengan tahun sebelumnya, terutama pada periode ketika pemerintah daerah menyalurkan bantuan sosial menjelang hari raya keagamaan.



Pewarta: Antaranews Bali
Editor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026