"Pemerintah Myanmar sedang gencar menyediakan akses teknologi informasi bagi rakyatnya. Telkom optimis dapat menjadi mitra terpercaya pemerintah Myanmar dalam pembangunan infrastruktur teknologi informasi (TIK) di Myanmar," kata Operation Vice President Public Relations Telkom, Arif Prabowo, dalam siaran pers di Jakarta, Kamis malam.
Menurut Arif, ekspansi Telkom di Myanmar sesuai dengan rencana awal perseroan dalam penetrasi bisnis TIK yang salah satunya adalah ikut tender lisensi seluler.
Sebelumnya diberitakan, Telkom gagal masuk dalam daftar 12 peserta yang lolos ke babak evaluasi untuk mendapatkan lisensi seluler di Myanmar.
Kementerian Komunikasi, Pos, dan Telekomunikasi Myanmar mengumumkan, keduabelas peserta tender yang lolos yaitu konsorsium Bharti Airtel, Konsorsium Vodafone dan China Mobile, Telenor, SingTel, Axiata, Konsorsium MTN , Bermuda Digicel, France Telecom, Qatar Telecommunications, Millicom International, Viettel Group, dan KDDI Corporation. (*/DWA)
Uploader : I Nyoman Aditya T I
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.