"Kami berkomitmen untuk menekan angka kasus HIV/AIDS yang penyebarannya semakin meluas, tidak hanya di perkotaan tetapi juga sampai warga pedesaan sudah terjangkit penyakit tersebut," katanya di Denpasar, Senin.
Wakil Gubernur Bali itu mengajak semua pihak dilibatkan dalam menanggulangi HIV/AIDS. "Masalah ini menjadi tanggung jawab bersama, tidak saja pemerintah pusat dan daerah. Karena itu sangat diperlukan membangun komunikasi pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten dan kota," katanya didampingi Calon Wagub Bali Dewa Nyoman Sukrawan.
Puspayoga berjanji jika nanti terpilih sebagai Gubernur Bali untuk masa jabaran lima tahun ke depan akan berupaya untuk memerangi penyakit tersebut, termasuk juga yang menjadikan pemicu meningkatnya penyakit HIV.
"Saat ini yang rawan menyebarkan HIV/AIDS adalah pekerja komersil seksual atau PSK. Sarang-sarang PSK pun kami akan berupaya berantas dengan melibatkan pemerintah kabupaten dan kota," ujar Puspayoga yang kini menjabat Wakil Gubernur Bali itu.
Berdasarkan data Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Bali, jumlah kasus HIV/AIDS di Pulau Dewata secara kumulatif mencapai 6.971 kasus.
Dari jumlah tersebut 75,8 persen penularannya melalui heteroseksual dan 40,50 persen penularannya terjadi pada kelompok umur 20-29 tahun. (LHS/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.