Denpasar (ANTARA) - Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menyerahkan secara simbolis 125 paket sembako kepada penyintas orang dengan HIV/AIDS (ODHA) kurang mampu dalam rangkaian dengan peringatan Hari AIDS Sedunia di Kota Denpasar, Bali, Rabu.
Ia juga menyampaikan komitmen dalam pencegahan dan penanganan HIV/AIDS di Kota Denpasar untuk menurunkan kasus tersebut di daerah setempat.
“Pemkot Denpasar selalu berkomitmen dalam pencegahan serta penanganan HIV/AIDS di Kota Denpasar. Saya berharap saudara-saudara di sini juga menjadi corong pemerintah untuk bisa menekan laju kasus tren HIV/AIDS yang terus meningkat," ujarnya.
Ia mendorong penghapusan stigma negatif kepada ODHA di masyarakat.
Dia mengatakan ODHA merupakan kelompok rentan yang termarjinalkan akibat stigma buruk yang terjadi dalam masyarakat yang pada prinsipnya harus dipandang sebagai bagian dari masyarakat yang perlu dirangkul.
Dia menjelaskan jika masih terjadi stigma negatif para ODHA, mereka dapat berkoordinasi dengan KPA Kota Denpasar.
Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Denpasar Tri Indarti menyampaikan bantuan kali ini terdiri atas 125 paket sembako dengan rincian 100 paket bersumber dari APBD Kota Denpasar serta 25 bantuan dari KPA Provinsi Bali.
“Harapannya pengendalian harus dilakukan secara bersama-sama lintas sektor. Jika semua bergerak diharapkan target 2030 tidak ada kasus baru dan tidak ada orang meninggal karena HIV/AIDS serta tidak ada stigma dan diskriminasi di masyarakat bisa tercapai," ujarnya.
Tema Peringatan Hari AIDS Sedunia di Kota Denpasar tahun ini bertajuk "Bergerak Bersama, Bersuara: Ayo Kolaborasi". Kegiatan diisi dengan berbagai acara, seperti lomba video edukasi melalui media sosial, donor darah hingga bincang wicara melibatkan LSM dan siswa siswi sekolah.
Pelaksanaan kegiatan ini untuk memberikan dukungan dan peningkatan pemahaman kepada masyarakat mengenai pencegahan dan penanganan HIV/AIDS serta pengurangan stigma di masyarakat.
