Denpasar (Antara Bali) - Asosiasi Pengusaha Indonesia atau Apindo Bali optimistis perekonomian Bali 2010 akan lebih baik, seiring angka kunjungan wisatawan mancanegara yang pada 2009 mencapai dua juta orang lebih.

"Ekonomi Bali sebagian besar digerakkan oleh sektor pariwisata, dengan angka pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara hingga akhir Desember 2009 sebanyak itu, tentu kami optimistis tahun ini akan lebih baik," kata Ketua Apindo Bali Panudiana Kuhn di Denpasar, Senin.

Ia mengatakan, keyakinan itu juga didasari kenyataan  Bali telah mendapatkan predikat sebagai "The Best Island in The World". Predikat itu diyakini merupakan modal bagi perkembangan ekonomi Pulau Dewata menuju kondisi lebih baik.

"Bali ini tergantung dari pariwisata. Jika sektor pariwisata tumbuh, maka sektor yang lain akan mengikuti," katanya.

Panudiana mengatakan, ekonomi Bali mau tidak mau memang harus naik. Jika ekonomi tidak tumbuh, maka akan terjadi kebangkrutan massal.

"Tidak ada alasan untuk tidak tumbuh. Kami yakin pertumbuhan 2010 akan di atas enam persen atau minimal enam persen," ujarnya.

Sementara Koordinator Perjalanan Wisata (Asita)  wilayah Bali, NTB dan NTT Bagus Sudibya memperkirakan tahun 2010 pariwisata Bali akan menyentuh titik puncak atau ecolibrium.

"Pertumbuhan kunjungan tahun ini kami harapkan berkisar pada angka lima sampai sepuluh persen saja. Pertumbuhan tidak mungkin terlalu tinggi sebab selama tiga tahun jumlah kunjungan wisman ke Bali sudah tinggi," katanya.

Ia mengatakan, puncak kunjungan sebenarnya terjadi pada 2009 lalu, saat pariwisata dunia mengalami tekanan akibat krisis global. Pariwisata Bali ternyata mampu tumbuh di atas 13 persen.

"Waktu itu kunjungan wisman mencapai 2,2 juta pada 2009 tentu saja sulit untuk mencapai pertumbuhan di atas 10 persen atau sama dengan pertumbuhan 2009," kata Sudibya yang juga pelaku pariwisata. (*)


: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026