"Setelah ditelusuri didata kita, ternyata label halal yang tercantum dalam Oxxywell menggunakan nomor dan sertifikasi merk lain," kata Yuni Harina dari bidang Sosialisasi dan Konsultasi Sertifikasi Halal LPPOM MUI di Jakarta, Rabu.
LPPOM MUI juga telah menerima laporan dari sejumlah konsumen di Jawa Tengah pada Rabu (29/8) yang juga langsung membawa sample minuman Oxxywell yang diduga menggunakan label merk dagang (MD) dan sertifikasi halal palsu.
Dari laporan tersebut diketahui merk lain yang dimaksud adalah Hyglo2 milik CV Tirta Taman Bali, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali dengan nomor 254122002055. Nomor tersebut sama dengan merk Oxxywell yang diproduksi PT Hanita Artha Nusantara di Solo Baru.
Karena itu Yuni menegaskan bahwa konsumen berhak melaporkan air minuman Oxxywell ke polisi, apabila produk minuman beroksigen ini masih beredar di pasaran.
"Silahkan dilaporkan ke pihak berwajib, langkah ini sebagai bagian dari perlindungan konsumen," tambah dia.(IGT/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.