• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News bali
Sabtu, 31 Januari 2026
Antara News bali
Antara News bali
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Usai dari Swiss, Prabowo terbang ke Paris dan dijamu Macron di Istana lyse

      Usai dari Swiss, Prabowo terbang ke Paris dan dijamu Macron di Istana lyse

      Sabtu, 24 Januari 2026 6:27

      Prabowo kunjungi IKN beri koreksi soal desain

      Prabowo kunjungi IKN beri koreksi soal desain

      Selasa, 13 Januari 2026 20:37

      Sekda Denpasar: Disiplin dan kinerja baik jadi resolusi tahun baru

      Sekda Denpasar: Disiplin dan kinerja baik jadi resolusi tahun baru

      Selasa, 6 Januari 2026 5:45

      Pemkab Badung perkuat tata kelola ruang untuk cegah bencana

      Pemkab Badung perkuat tata kelola ruang untuk cegah bencana

      Minggu, 14 September 2025 22:04

      Wamen BUMN: ANTARA miliki peran ganda strategis di ekosistem jasa informasi

      Wamen BUMN: ANTARA miliki peran ganda strategis di ekosistem jasa informasi

      Senin, 25 Agustus 2025 15:34

  • Updates
    • Gunung Semeru kembali erupsi, tinggi letusan 1 kilometer

      Gunung Semeru kembali erupsi, tinggi letusan 1 kilometer

      Jumat, 30 Januari 2026 8:56

      Akademisi ungkap penularan virus Nipah di RI masih terdeteksi pada kelelawar

      Akademisi ungkap penularan virus Nipah di RI masih terdeteksi pada kelelawar

      Kamis, 29 Januari 2026 18:16

      Antisipasi virus Nipah, Karantina Denpasar waspadai rute penerbangan dari India

      Antisipasi virus Nipah, Karantina Denpasar waspadai rute penerbangan dari India

      Kamis, 29 Januari 2026 18:04

      Siapkan payung, BMKG prakirakan Denpasar hujan ringan Kamis ini

      Siapkan payung, BMKG prakirakan Denpasar hujan ringan Kamis ini

      Kamis, 29 Januari 2026 7:21

      Menteri PPPA pastikan siswi SMP Denpasar korban asusila dapat bantuan hukum

      Menteri PPPA pastikan siswi SMP Denpasar korban asusila dapat bantuan hukum

      Rabu, 28 Januari 2026 21:33

  • Ekonomi
    • Ketua DK OJK Mahendra Siregar mundur

      Ketua DK OJK Mahendra Siregar mundur

      Jumat, 30 Januari 2026 19:03

      Pemerintah: "Free float" 15 persen akan pulihkan kepercayaan pasar

      Pemerintah: "Free float" 15 persen akan pulihkan kepercayaan pasar

      Jumat, 30 Januari 2026 18:33

      Wamen KP RI ajak negara kepulauan lain selamatkan laut

      Wamen KP RI ajak negara kepulauan lain selamatkan laut

      Jumat, 30 Januari 2026 14:33

      ITDC perluas fasilitas pengolahan sampah 3R di Nusa Dua

      ITDC perluas fasilitas pengolahan sampah 3R di Nusa Dua

      Jumat, 30 Januari 2026 11:52

      Harga emas Antam Jumat ini turun Rp48.000 menjadi Rp3,12 juta per gram

      Harga emas Antam Jumat ini turun Rp48.000 menjadi Rp3,12 juta per gram

      Jumat, 30 Januari 2026 9:17

  • Humaniora
    • Ada 1.000 beasiswa yang disalurkan Bupati Gianyar Bali pada 2026

      Ada 1.000 beasiswa yang disalurkan Bupati Gianyar Bali pada 2026

      Jumat, 30 Januari 2026 18:46

      ANTARA raih dua penghargaan BPOM sebagai media terbaik 2025

      ANTARA raih dua penghargaan BPOM sebagai media terbaik 2025

      Jumat, 30 Januari 2026 18:22

      Peserta magang asal Jembrana tewas di Malaysia

      Peserta magang asal Jembrana tewas di Malaysia

      Jumat, 30 Januari 2026 17:51

      Siap-siap! hujan ditambah petir diprakirakan dominasi guyur kota besar

      Siap-siap! hujan ditambah petir diprakirakan dominasi guyur kota besar

      Jumat, 30 Januari 2026 6:29

      Pemkot Denpasar serahkan gedung baru Polsek Denpasar Selatan

      Pemkot Denpasar serahkan gedung baru Polsek Denpasar Selatan

      Kamis, 29 Januari 2026 23:35

  • Pariwisata
    • Kemenpar: Kami tunggu kebijakan Kemenkes soal Nipah sebelum ambil langkah

      Kemenpar: Kami tunggu kebijakan Kemenkes soal Nipah sebelum ambil langkah

      Jumat, 30 Januari 2026 15:09

      Legislator: Sport & Wellness Tourism jadi peluang baru pariwisata di Bali

      Legislator: Sport & Wellness Tourism jadi peluang baru pariwisata di Bali

      Jumat, 30 Januari 2026 14:38

      Bupati Badung dialog dengan warga cari solusi rekayasa lalin pariwisata

      Bupati Badung dialog dengan warga cari solusi rekayasa lalin pariwisata

      Selasa, 27 Januari 2026 21:48

      Pemkab Bangli pertahankan bagi hasil retribusi Desa Penglipuran

      Pemkab Bangli pertahankan bagi hasil retribusi Desa Penglipuran

      Minggu, 25 Januari 2026 20:38

      PHRI Bali periode baru fokus kumpulkan data usaha pariwisata Pulau Dewata

      PHRI Bali periode baru fokus kumpulkan data usaha pariwisata Pulau Dewata

      Jumat, 23 Januari 2026 18:39

  • Fokus Hoax
    • Hoaks! Video Purbaya mengatakan menolak dijadikan wapres

      Hoaks! Video Purbaya mengatakan menolak dijadikan wapres

      Senin, 12 Januari 2026 7:25

      Pakar komunikasi bagikan kiat tak terjebak hoaks pada Pemilu 2024

      Pakar komunikasi bagikan kiat tak terjebak hoaks pada Pemilu 2024

      Minggu, 3 Desember 2023 22:19

      Menkominfo minta masyarakat tak terhasut hoaks soal bentrokan di Bitung

      Menkominfo minta masyarakat tak terhasut hoaks soal bentrokan di Bitung

      Minggu, 26 November 2023 15:28

      Dukungan kurikulum pendidikan jangka panjang diperlukan untuk tangkal hoaks jelang pemilu

      Dukungan kurikulum pendidikan jangka panjang diperlukan untuk tangkal hoaks jelang pemilu

      Rabu, 15 November 2023 21:16

      Kemenkominfo ingatkan penyebar hoaks Pemilu 2024 bisa di penjara

      Kemenkominfo ingatkan penyebar hoaks Pemilu 2024 bisa di penjara

      Jumat, 27 Oktober 2023 16:49

  • Olahraga
    • AS Roma lolos 16 besar usai imbang 1-1 lawan Panathinaikos di Liga Europa

      AS Roma lolos 16 besar usai imbang 1-1 lawan Panathinaikos di Liga Europa

      Jumat, 30 Januari 2026 9:15

      Aston Villa menang 3-2 kontra Salzburg

      Aston Villa menang 3-2 kontra Salzburg

      Jumat, 30 Januari 2026 9:13

      Persik Kediri beresi bagian pertahanan jelang hadapi Bali United

      Persik Kediri beresi bagian pertahanan jelang hadapi Bali United

      Jumat, 30 Januari 2026 6:33

      Pemkab Gianyar seleksi atlet untuk Pekan Olahraga Pelajar dengan skema baru

      Pemkab Gianyar seleksi atlet untuk Pekan Olahraga Pelajar dengan skema baru

      Kamis, 29 Januari 2026 22:54

      Florian Wirtz, pemain termahal 2025 dengan nilai transfer Rp2,30 triliun

      Florian Wirtz, pemain termahal 2025 dengan nilai transfer Rp2,30 triliun

      Kamis, 29 Januari 2026 7:35

  • Taksu
    • Jadwal Sidang Isbat awal Ramadhan pada 17 Februari 2026

      Jadwal Sidang Isbat awal Ramadhan pada 17 Februari 2026

      Kamis, 29 Januari 2026 15:31

      PHDI pastikan legalitas usai menang gugatan ke-10

      PHDI pastikan legalitas usai menang gugatan ke-10

      Minggu, 25 Januari 2026 13:59

      Tokoh lintas agama di Bali berdoa untuk Nusantara

      Tokoh lintas agama di Bali berdoa untuk Nusantara

      Minggu, 18 Januari 2026 13:27

      Isra Miraj momentum tingkatkan kualitas spiritual

      Isra Miraj momentum tingkatkan kualitas spiritual

      Kamis, 15 Januari 2026 9:40

      Kemenag dukung pemerataan layanan pendidikan Hindu

      Kemenag dukung pemerataan layanan pendidikan Hindu

      Jumat, 9 Januari 2026 20:44

  • Artikel
    • Menengok produksi kaki palsu yang digarap penyandang disabilitas di Bali

      Menengok produksi kaki palsu yang digarap penyandang disabilitas di Bali

      Selasa, 20 Januari 2026 15:54

      Pertamina Patra Niaga perkuat ekosistem inklusi melalui program Sahabat Disabilitas Ubud

      Pertamina Patra Niaga perkuat ekosistem inklusi melalui program Sahabat Disabilitas Ubud

      Jumat, 5 Desember 2025 16:54

      Mengintip ruang Sidang Majelis Umum PBB, panggung pidato Prabowo

      Mengintip ruang Sidang Majelis Umum PBB, panggung pidato Prabowo

      Minggu, 21 September 2025 19:14

      Bali percepat payung hukum lembaga baru penuntas perkara di desa adat

      Bali percepat payung hukum lembaga baru penuntas perkara di desa adat

      Rabu, 20 Agustus 2025 15:44

      Pengembangan satuan TNI, dari Kopassus, Marinir, hingga Kopasgat

      Pengembangan satuan TNI, dari Kopassus, Marinir, hingga Kopasgat

      Minggu, 10 Agustus 2025 10:28

  • Seni dan Hiburan
    • Lisa Blackpink syuting di Kota Tua Jakarta, polisi rekayasa lalu lintas

      Lisa Blackpink syuting di Kota Tua Jakarta, polisi rekayasa lalu lintas

      Kamis, 29 Januari 2026 19:38

      Demi Caper, berat badan Amanda Manopo naik 14 kg

      Demi Caper, berat badan Amanda Manopo naik 14 kg

      Kamis, 29 Januari 2026 19:11

      Film Para Perasuk berlaga di Sundance Film Festival 2026

      Film Para Perasuk berlaga di Sundance Film Festival 2026

      Selasa, 27 Januari 2026 7:50

      Luna Maya beri sinyal hanya film Suzzanna 3 jadi proyeknya 2026

      Luna Maya beri sinyal hanya film Suzzanna 3 jadi proyeknya 2026

      Senin, 26 Januari 2026 18:15

      Lucky Widja, Vokalis dari Band Element meninggal dunia

      Lucky Widja, Vokalis dari Band Element meninggal dunia

      Senin, 26 Januari 2026 9:39

  • Foto
    • Konser amal Hey 42th Slank, solidaritas untuk Sumatra

      Konser amal Hey 42th Slank, solidaritas untuk Sumatra

      Minggu, 28 Desember 2025 9:32

      Perkembangan pembangunan Taman Teknologi Komunikasi Turyapada Tower

      Perkembangan pembangunan Taman Teknologi Komunikasi Turyapada Tower

      Sabtu, 27 Desember 2025 21:53

      Smart City Bali berbasis Road Safety Policing

      Smart City Bali berbasis Road Safety Policing

      Kamis, 18 Desember 2025 5:42

      Prediksi jumlah penumpang akhir tahun di Bandara Bali

      Prediksi jumlah penumpang akhir tahun di Bandara Bali

      Kamis, 18 Desember 2025 5:37

      Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

      Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

      Kamis, 18 Desember 2025 5:33

  • Video
    • Pertemuan CSA ke-30, jaga sumber daya tuna di Samudera Hindia

      Pertemuan CSA ke-30, jaga sumber daya tuna di Samudera Hindia

      Jumat, 30 Januari 2026 23:17

      Indonesia soroti perlindungan laut dan pariwisata berkelanjutan

      Indonesia soroti perlindungan laut dan pariwisata berkelanjutan

      Jumat, 30 Januari 2026 18:53

      Hari Arak Bali, Kemenperin serahkan izin usaha arak ke Pemprov Bali

      Hari Arak Bali, Kemenperin serahkan izin usaha arak ke Pemprov Bali

      Jumat, 30 Januari 2026 8:54

      Bandara Bali - BBKK perketat pengawasan penumpang cegah virus nipah

      Bandara Bali - BBKK perketat pengawasan penumpang cegah virus nipah

      Kamis, 29 Januari 2026 22:28

      Kaesang ajak kader PSI "siap perang" untuk 2029

      Kaesang ajak kader PSI "siap perang" untuk 2029

      Minggu, 25 Januari 2026 3:36

  • English

"Perang" media sosial (pertama di dunia) antara Rusia versus Ukraina

Senin, 7 Maret 2022 10:39 WIB

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy bersama anggota kabinetnya melakukan selfie video pada 25 Februari 2022 di ibukota Kiev untuk memastikan dia masih berada di Kiev.  Video selfie ini dibuat tak lama setelah kabar disinformatif dari media Rusia bahwa presiden Ukraina itu telah terbirit-birit meninggalkan Kiev guna menghindari perang. (via REUTERS/UKRAINIAN PRESIDENTIAL PRESS SER)

Jakarta (ANTARA) - Rusia memang jauh mengungguli Ukraina dalam invasinya ke Ukraina yang kerap disebut "perang hibrida" karena tak saja melibatkan mesin perang dan politik namun juga instrumen-instrumen tak biasa termasuk disinformasi dan perang siber.

Ironisnya Rusia tampaknya kewalahan tak bisa menaklukkan media sosial.

Dalam apa yang luas disebut "perang media sosial pertama" di dunia, propaganda Rusia kalah melawan verifikasi real-time di garis depan perang yang dilakukan Ukraina.

Mesin-mesin propaganda pemerintahan Presiden Rusia Vladimir Putin sendiri juga memanfaatkan media sosial. Tujuannya, merontokkan moral Ukraina dan melontarkan popularitas Putin di dalam negeri Rusia.

Namun karena dianggap kebanyakan berupa disinformasi, Uni Eropa akhirnya menuntut media sosial berhenti menyebarkan kabar dari media pemerintah Rusia, walau pihak selain Rusia juga membuat disinformasi.

Larangan itu sendiri menciptakan dilema bagi raksasa-raksasa media sosial karena dikhawatirkan malah menyumbat rakyat Rusia dalam mendapatkan informasi yang independen ketika media di negeri itu semakin dikendalikan oleh rezim.

Salah satu yang turut mendorong Uni Eropa menempuh langkah itu adalah disinformasi Rusia mengenai Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy yang disebut terbirit-birit meninggalkan ibukota Kiev.

Disinformasi itu dibuat oleh kantor berita Rusia, Tass, yang mengutip seorang anggota parlemen Rusia, melaporkan bahwa Zelenskyy terbirit-birit meninggalkan Kiev. Kabar ini segera menyebar via media sosial ke seluruh dunia.

Rusia ingin menunjukkan Zelenskyy pengecut sehingga tak layak didukung rakyat Ukraina, selain menaikkan dukungan rakyat Rusia kepada Putin.

Kabar itu sendiri disanggah oleh video selfie Zelenskyy di depan sebuah gedung pemerintahan Ukraina, sambil berkata "Saya masih di sini. Kita sama sekali tak akan meletakkan senjata."

Berikutnya, setiap kali Rusia menyebarkan disinformasi dan propaganda, setiap kali itu pula bantahan lewat media sosial muncul.

Selfie Zelenskyy itu sendiri membuat Barat dan sekutu-sekutunya kian kompak di belakang Ukraina, dan seketika menjadi simbol perlawanan yang mempersatukan semua elemen nasional Ukraina, sampai tokoh-tokoh olahraga asal negeri ini di luar negeri ramai-ramai pulang kampung demi angkat senjata membela tanah airnya.

Video selfie Zelenskyy itu merusak upaya Rusia dalam mempengaruhi persepsi publik, baik di dalam negeri Rusia maupun di Ukraina dan dunia.

Wartawan terancam

Media sosial, termasuk Facebook yang sangat populer di Rusia, malah kemudian membelah opini publik di Rusia ketika ribuan orang di puluhan kota berunjuk rasa menentang perang.

Tak hanya itu, tokoh-tokoh Rusia, mulai ilmuwan dan budayawan sampai taipan bisnis dan atlet, meminta perang dihentikan.

Tekanan publik di dalam negeri seperti ini tentu sangat ditakutkan oleh Putin, karena setiap perubahan opini publik tak saja merusak rencana perang di Ukraina, tapi juga mengancam masa depan kekuasaannya.

Rusia kemudian bertindak yang jauh lebih keras daripada permintaan Uni Eropa agar Facebook dan media sosial tidak menyebarluaskan konten buatan media massa pemerintahan Putin.

Tidak hanya memblokir Facebook dan laman-laman media asing, Rusia juga menerbitkan undang-undang yang membuat wartawan bisa dipenjara karena membuat berita yang bisa mereka kategorikan tidak benar mengenai tentara Rusia di Ukraina.

UU itu mendorong banyak media massa asing seperti BBC dan Bloomberg menghentikan reportase di Rusia, demi melindungi wartawan-wartawan asal Rusia yang bekerja kepada mereka.

Rusia berhak menempuh langkah seperti ini, apalagi mereka menganggap diri dalam keadaan perang walau sebenarnya merekalah yang pantas disebut agresor.

Tapi manuver ini bisa menjadi bukti Rusia justru kalah melawan media sosial yang sudah menjadi alternatif rakyat Rusia dalam mendapatkan kabar selain suara dari pemerintah.

Di sisi lain UU itu membuat Ukraina menjadi medan utama perang informasi bagi Rusia.

Sayang, Rusia tak bisa lagi menyebarkan narasi di Eropa lewat media sosial karena media sosial termasuk TikTok telah dilarang dijadikan kanal bagi propaganda Rusia.

Mungkin tak apa bagi Rusia, karena keadaan itu malah membuat Putin menjadi lebih anteng menguatkan narasi mereka di dalam negeri, apalagi Putin tak begitu peduli kepada opini di luar Rusia.

Cuma, dengan cara begitu, Ukraina akan terus mengungguli Rusia dalam membentuk opini, termasuk dari laporan langsung warga Ukraina di garis depan perang yang akan kian mendominasi narasi di media sosial.

Laporan real-time dalam bentuk banjir video dari medan perang, berkat smartphone yang kian canggih, membuat siapa pun di Ukraina bahkan bisa mengisi peran yang sebelum ini dimainkan wartawan-wartawan perang seperti Walter Cronkite, Peter Arnett dan Christiane Amanpour.

Jika arus informasi via media sosial dari versi Ukraina seperti itu semakin deras, entah itu disinformasi ataupun fakta, maka citra Ukraina sebagai pihak yang benar dalam konflik bisa semakin kuat.

Lagi pula kebanyakan orang akan memihak si korban, dari pada agresor, apalagi agresor yang ambigu dalam menjustifikasi aksinya.

Bagaimana tidak, Rusia menyatakan invasi ke Ukraina itu dilakukan demi melindungi rakyat sipil ketika saat bersamaan membom pemukiman sipil, sampai pembangkit listrik tenaga nuklir pun diserangnya.

Mereka beralasan invasi ke Ukraina demi menumpas neo Nazi ketika pada waktu bersamaan memburu seorang presiden keturunan Yahudi yang justru etnis yang menjadi korban terbesar Nazi.

Satir Ukraina

Dalam perang opini di media sosial, pihak Ukraina terlihat lebih kreatif, sampai menggunakan meme berisi humor bernada kritik dan ironi yang malah membuat orang tersentuh dan bersimpati.

Salah satu satir mereka adalah olok-olok empat jenis penyebab sakit kepala; yakni "migrain, hipertensi, stres dan bertetangga dengan Rusia."

Satir lainnya adalah balasan Ukraina untuk cuitan Rusia yang mengajak mereka mengulang "masa-masa indah" sewaktu Rusia dan Ukraina rukun dalam bingkai Uni Soviet, dengan menyebut Rusia "mantan yang toksik".

Di Rusia sendiri, kaum mudanya yang dilaporkan hanya 47 persen mendukung perang, menjadi pengguna media sosial teraktif. Mereka juga acap memanfaatkan media sosial untuk mengungkapkan pesan antiperang atau suara yang berseberangan dengan rezim.

Mereka berbeda dengan generasi tua yang lebih suka menyantap informasi dari televisi dan media massa pemerintah. Tetapi dua kecenderungan ini bisa berubah seandainya perang tak kunjung berhenti karena bisa semakin menyengsarakan rakyat Rusia sendiri.

Senjata canggih Rusia memang bisa membuat Ukraina bertekuk lutut. Tapi ini tak mungkin dilakukan tanpa serangan brutal seperti dilakukan di Suriah beberapa tahun lalu.

Kabar mengenai korban jiwa yang besar dari pihak Rusia yang kemungkinan masih bisa tersebar lewat platform-platform seperti Instagram, Telegram, atau bahkan WhatsApp sekalipun Facebook telah dilarang, bisa balik menyudutkan Putin.

Rakyat Rusia juga akan bertanya mengapa harus bertindak brutal kepada Ukraina yang adalah bangsa serumpun yang berbahasa dan suku bangsa sama, serta memiliki ikatan kesejarahan dan budaya yang kuat.

Rakyat Rusia mungkin tak ambil pusing ketika Rusia membombardir wilayah-wilayah oposisi Arab Sunni dan Kurdi yang menentang Presiden Suriah Bashar al-Assad yang bukan dari mayoritas Arab Sunni, selain juga membom ISIS, karena Suriah tak memiliki kaitan sekuat dengan Ukraina. Tapi aksi brutal terhadap bangsa serumpun, bisa membuat rakyat Rusia geram.

Apalagi jika perang tak berkesudahan ketika korban tewas, terutama dari pihak Rusia, semakin banyak.

Ketika ini terjadi Putin akan sekuat tenaga mengendalikan lagi narasi sebelum opini publik balik merugikan dia, terlebih sanksi dan boikot internasional semakin menyulitkan rakyat Rusia.

Membuat UU yang bisa memenjarakan wartawan karena memberitakan perang yang tidak sesuai skenario pemerintah, adalah langkah pertama Putin dalam mengendalikan narasi itu.

Langkah ini bisa saja diperluas sampai ke rakyat sipil, termasuk menutup sama sekali semua platform media sosial termasuk layanan-layanan perpesanan seperti Telegram dan WhatsApp.

Jika ini terjadi, generasi muda Rusia yang serba digital dan sudah keranjingan media sosial, bisa meradang dan kemudian bisa saja memelopori suara yang kian kritis terhadap rezim. Dan ini bisa membahayakan Putin.

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.



  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

CGSI nilai diplomasi digital berperan kurangi dampak krisis geopolitik

CGSI nilai diplomasi digital berperan kurangi dampak krisis geopolitik

22 November 2023 20:06

G20 yang relevan di tengah "polycrisis" dunia

G20 yang relevan di tengah "polycrisis" dunia

1 Agustus 2022 10:43

Delegasi ADM G20 di Yogyakarta cari solusi dampak konflik Rusia-Ukraina

Delegasi ADM G20 di Yogyakarta cari solusi dampak konflik Rusia-Ukraina

29 Juli 2022 05:50

Menkeu Amerika sindir aksi Rusia jadikan pangan sebagai alat perang

Menkeu Amerika sindir aksi Rusia jadikan pangan sebagai alat perang

15 Juli 2022 20:45

Presiden ajak masyarakat bersyukur harga beras tidak naik

Presiden ajak masyarakat bersyukur harga beras tidak naik

7 Juli 2022 14:15

Indonesia siap bekerja sama atasi krisis pangan global di Sherpa GCRG

Indonesia siap bekerja sama atasi krisis pangan global di Sherpa GCRG

15 Mei 2022 05:29

Sekjen PBB: Negara miskin hadapi krisis dampak perang di Ukraina

Sekjen PBB: Negara miskin hadapi krisis dampak perang di Ukraina

14 April 2022 10:23

Presiden Jokowi: Perang tingkatkan krisis ekonomi dunia

Presiden Jokowi: Perang tingkatkan krisis ekonomi dunia

22 Maret 2022 12:26

Terpopuler

Dinsos Bali pulangkan belasan orang terlantar ke asalnya di awal tahun

Dinsos Bali pulangkan belasan orang terlantar ke asalnya di awal tahun

DPRD Bali putuskan tutup tiga usaha melanggar tata ruang di Munggu

DPRD Bali putuskan tutup tiga usaha melanggar tata ruang di Munggu

Bupati Badung minta OPD gali potensi pendapatan daerah

Bupati Badung minta OPD gali potensi pendapatan daerah

TNI AL ungkap penjual senjata api ilegal di Denpasar

TNI AL ungkap penjual senjata api ilegal di Denpasar

Satpam hotel dan restoran bantu awasi wisman lewat Cakrawasi Polda Bali

Satpam hotel dan restoran bantu awasi wisman lewat Cakrawasi Polda Bali

Top News

  • Ketua DK OJK Mahendra Siregar mundur

    Ketua DK OJK Mahendra Siregar mundur

    8 jam lalu

  • Pemerintah: "Free float" 15 persen akan pulihkan kepercayaan pasar

    Pemerintah: "Free float" 15 persen akan pulihkan kepercayaan pasar

    8 jam lalu

  • ANTARA raih dua penghargaan BPOM sebagai media terbaik 2025

    ANTARA raih dua penghargaan BPOM sebagai media terbaik 2025

    9 jam lalu

  • Kemenpar: Kami tunggu kebijakan Kemenkes soal Nipah sebelum ambil langkah

    Kemenpar: Kami tunggu kebijakan Kemenkes soal Nipah sebelum ambil langkah

    12 jam lalu

  • Koster targetkan pengurangan biaya produksi petani dan perajin arak Bali

    Koster targetkan pengurangan biaya produksi petani dan perajin arak Bali

    19 jam lalu

Antara News bali
bali.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Mobile Site
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Updates
  • Business
  • Education
  • Tourism
  • Fokus Hoax
  • Sports
  • Taksu
  • Spectrum
  • Entertainment
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA
notification icon
Dapatkan Berita Terkini khusus untuk anda dengan mengaktifkan notifikasi Antaranews.com