"Kendala yang kami alami karena belum adanya sumber daya manusia yang memenuhi kriteria tersebut sehingga sampai sekarang tak memiliki tenaga tera ulang sendiri," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar Wayan Gatra, Minggu.
Selama ini pengecekan terhadap alat timbangan yang ada di sejumlah pasar dilakukan pihaknya bekerja sama dengan UPT Metrologi Provinsi Bali.
Gatra menuturkan saat ini pihaknya telah menyiapkan program untuk mencari tenaga penera ulang.
"Kami sudah mengirim dua orang untuk mengikuti pendidikan tera ulang di Jakarta dengan biaya dari Pemkot Denpasar," ujarnya.(IGT/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026