Singaraja (Antara Bali) - Bupati Buleleng Putu Bagiada membagi-bagikan "angpao" atau uang bantuan di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Senin.

Di desa itu Putu Bagiada yang mengakhiri jabatan periode keduanya pada Juli 2012 memberikan bantuan uang tunai Rp6 juta kepada pengurus Karang Taruna. Pengurus PKK, sanggar seni gamelan (balaganjur), kelompok pemain gong, pertugas Linmas, pecalang, dan pengurus tim bola voli di Desa Pemuteran, masing-masing mendapatkan bantuan senilai Rp1 juta.

"Bantuan ini merupakan stimulus agar penerima bantuan terus mengabdi dan berkarya untuk desa," kata Bagiada yang dalam Pilkada Kabupaten Buleleng pada 22 April 2012 mencalonkan anaknya, Gede Ariadi sebagai bupati.

Bupati dan istri, Sayang Bagiada, juga memberikan bantuan kepada panitia desa setempat yang menggelar pameran dan kebersihan desa.

Sementara itu, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng, Gede Ariadi-Wayan Arta, mengklaim bahwa pihaknya mematuhi seruan Bupati Bagiada untuk tidak memasang alat peraga kampanye sebelum Hari Raya Nyepi yang jatuh pada 23 Maret 2012.(MDE/M038/T007)



Editor : Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026