Mobil tua dengan nomor polisi DK-162-AA tersebut begitu bagian mesinnya mengeluarkan asap dan api, langsung dihentikan di tengah badan jalan raya oleh pemilik/pengemudinya, Dewa, warga Banjar Umalas I, Kerobokan, Kabupaten Badung.
"Entah kenapa, tiba-tiba keluar asap disertai kobaran api di bagian depan (mesin). Padahal mobil ini baru keluar dari bengkel setelah ganti oli dan aki," kata Dewa yang masih terlihat panik.
Dia baru mengendarai mobilnya itu keluar dari bengkel Morodadi di Jalan Gatot Subroto Barat. Artinya baru meluncur beberapa kilometer sampai di Taman Kota Denpasar.
Beruntung, di sekitar Taman Kota Denpasar tersebut ada polisi yang mengatur arus lalu lintas yang macet. Mobil pemadam kebaran segera didatangkan dan berhasil segera memadamkan kobaran api.
Dari luar terlihat kap depan mobil hangus, kaca depannya hancur dan ban depan kiri meleleh terbakar. Namun bagian lainnya, termasuk jok kendaraan, masih tampak bagus, tidak tersentuh kobaran api.
"Laju kendaraan langsung saya hentikan dan saya keluar dari jok kemudi untuk menyelamatkan diri serta berupaya memadamkan kobaran api," ujar Dewa didampingi beberapa polisi.
Petugas juga menyarankan kepada Dewa untuk langsung ke markas kepolisian guna melaporkan kronologis kejadian sejak dari bengkel Morodadi, disamping kendaraan yang terbakar itu segera ditarik sebagai barang bukti.
Kejadian tersebut membuat arus lalu lintas di kawasan Jalan Gatot Subroto Tengah yang sudah macet, bertambah panjang deretan kendaraannya yang tidak bergerak. Arus kendaraan sempat dihentikan sekitar satu jam sampai kobaran api padam dan mobil ditarik.
Untuk pengguna sepeda motor dan mobil kecil sempat dialihkan memutar melalui jalan lain mengitari Lapangan Lumintang. Namun untuk bus dan truk hanya bisa menunggu sampai arus lalu lintas di jalan raya rute Denpasar-Pelabuhan Padangbai tersebut bergerak kembali.*
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.