Denpasar (Antaranews Bali) - Wali Kota Denpasar bersama Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar melakukan peninjauan proyek pembangunan vital di empat lokasi di kota setempat.
    
Peninjauan Proyek fisik tersebut, Senin, Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra bersama Kepala Kejari Denpasar Sila H Pulungan, yakni proyek pembangunan Pasar Badung, pembangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri 2 Penatih, Balai Budaya, dan Pasar Kertha Waringin Sari, Desa Angabaya.
    
Wali Kota Denpasar Rai Dharmawijaya Mantra menekankan bahwa pengerjaan proyek fisik yang telah maksimal ini agar terus dipacu sehingga tetap konsisten dari segi kualitas dan kuantitas.
    
Selain itu, Wali Kota Rai Mantra menegaskan kepada pimpinan proyek Pasar Badung agar terus dimaksimalkan sehingga penyelesaianya sesuai dengan target kontrak. "Karena semua proyek ini merupakan komitmen bersama, tentu harus terus dikawal sehingga penyelesaianya tepat waktu dan sesuai harapan kita bersama," ujar Rai Mantra.
    
Pembangunan di SD Negeri 2 Penatih telah rampung di kerjakan, yakni bangunan yang terdiri dari delapan kelas tersebut.
    
Terakhir kunjungan Rai Mantra bersama Kejari meninjau pembangunan pasar rakyat Kertha Waringin Sari Anggabaya. Luas areal pasar ini 5.450 meter persegi yang mendapatkan bantuan dari dana bantuan dari Kementerian Perdagangan RI Tahun 2018 sebesar Rp6 miliar. Jumlah pedagang yang berada di Pasar Anggabaya sebanyak 203 terdiri dari kios 18 pedagang, los 148 pedagang, senggol 18 pedagang, pedasaran tujuh pedagang, dan kaki lima 12 pedagang.  
    
Sementara itu Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Denpasar, Nyoman Ngurah Jimmy Sidarta disela peninjauan proyek pembangunan itu mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut tentunya memberikan gambaran bahwa memasuki bulan akhir pengerjaan fisik sesuai dengan kontrak, ada beberapa hal yang patut di apresiasi dan ada juga yang harus menjadi bahan evaluasi.
    
Ia mengatakan saat ini terdapat 86 proyek fisik yang dikerjakan Pemerintah Kota Denpasar dan tersebar di empat kecamatan. "Dari jumlah tersebut sebagian besar menunjukan progres yang baik dan diprediksi akan selesai tepat waktu," katanya.
    
Lebih lanjut dikatakan Jimmy Sidarta,  hampir sebagian besar proyek fisik di Kota Denpasar telah sesuai dengan terget. Kendati demikian, proyek pembangunan Pasar Badung mengalami keterlambatan target yang telah dikoordinasikan untuk tetap selesai sesuai dengan kontrak.
    
"Memang ada keterlambatan, tapi kami sudah berkoordinasi dengan kontraktor untuk menambah tenaga dan jam kerja untuk mengejar ketertinggalan ini," katanya.

 

Pewarta: I Komang Suparta
Editor : Adi Lazuardi

COPYRIGHT © ANTARA 2026