Denpasar (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar meraih Penghargaan Terbaik I Kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Jawa-Bali yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Selain penghargaan tersebut, Kota Denpasar juga berhasil meraih Penghargaan Terbaik III untuk kategori Penurunan Tingkat Pengangguran tingkat kota se-Jawa dan Bali.
Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara di Denpasar, Bali, Sabtu, mengatakan pencapaian tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat, pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya.
“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran Pemkot Denpasar untuk terus menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Jaya Negara.
Ia menambahkan Pemkot Denpasar akan terus memperkuat layanan kesehatan ibu dan anak, intervensi gizi bagi balita, pemberdayaan ekonomi keluarga, dukungan kepada UMKM, pelatihan kerja, serta kemitraan dengan dunia usaha, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membuka lapangan kerja baru.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil gotong royong seluruh masyarakat Denpasar dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Adapun penghargaan Terbaik I diserahkan oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Maruarar Sirait kepada Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.
Penilaian penghargaan dilakukan secara komprehensif terhadap komitmen dan kinerja pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan sosial yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Untuk kategori kemiskinan dan stunting, aspek yang dinilai meliputi konvergensi program lintas sektor, efektivitas intervensi hingga tingkat desa, percepatan layanan, serta capaian nyata dalam menurunkan angka kemiskinan dan stunting.
Sementara itu, kategori penurunan pengangguran menitikberatkan pada kualitas perencanaan program, dukungan anggaran, efektivitas kebijakan ketenagakerjaan, serta keberhasilan daerah dalam menekan angka pengangguran secara berkelanjutan.
Dalam acara penyerahan penghargaan tersebut Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas kinerja nyata pemerintah daerah yang berhasil menghadirkan perubahan positif bagi masyarakat.
“Semua penilaian menggunakan data resmi BPS yang terbuka dan terukur. Kami ingin membangun iklim kompetisi yang sehat sekaligus memberikan apresiasi kepada daerah-daerah dengan kinerja terbaik,” ujarnya.
Sebagai bentuk penghargaan, pemerintah juga memberikan insentif fiskal kepada para pemenang. Peraih Terbaik I memperoleh insentif sebesar Rp3 miliar, Terbaik II Rp2 miliar, dan Terbaik III Rp1 miliar.
Pewarta: Rolandus NampuEditor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.