Banyumas (Antara Bali) - Pemerintah Kabupaten Banyumas bersama "Mercusii Cafe and Resto", Minggu, meluncurkan wahana wisata baru berupa Mercusii Arung Serayu (MAS), yakni rute perjalanan wisata menggunakan perahu kayu menyusuri Sungai Serayu.
Terkait peluncuran MAS, Bupati Banyumas Mardjoko, mengatakan, kehadiran wahana wisata baru ini diharapkan bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk berkunjung dan tinggal lebih lama di kabupaten itu.
Selain itu, kata dia, wahana wisata baru ini diharapkan dapat memperkuat potensi kepariwisataan yang sudah tumbuh di kawasan Bendung Gerak Serayu dan potensi pengembangan kepariwisataan di kawasan Kota Lama Banyumas, Jawa Tengah.
Sementara itu, juru bicara Mercusii Arung Serayu (MAS) Arie Sujali mengatakan, wahana wisata di bawah manajemen "Mercusii Cafe and Resto" ini menawarkan rute perjalanan wisata dengan menggunakan perahu kayu bermesin tempel dan berkapasitas 25 orang.
"Kami selaku operator mengajak wisatawan untuk menyusuri Sungai Serayu sejauh 24 kilometer dengan waktu tempuh sekitar tiga jam. Wisata ini mengusung dua konsep, yakni wisata air dan kuliner berupa hidangan khas Banyumas," katanya.
Menurut dia, rute perjalanan ini diberangkatkan dari dermaga sandar di depan "Mercusii Cafe and Resto", Jalan Raya Notog Km 13,5, Desa Tambaknegara, Kecamatan Rawalo, menyusuri Sungai Serayu hingga jembatan di Kota Lama Banyumas dan memutar untuk kembali ke tempat pemberangkatan.
"Kami meyakini pengarungan ini merupakan sebuah perjalanan yang memberikan kesan tersendiri bagi wisatawan karena sepanjang alur sungai terdapat pemandangan yang asri dengan berbagai aktivitas penduduk sekitar aliran sungai," katanya.
Ia mengatakan, pihaknya menawarkan paket perjalanan panjang ini dengan biaya sebesar Rp50 per orang termasuk nasi dalam dus, kelapa muda, dan asuransi.
Menurut dia, paket perjalanan panjang tersebut juga ditawarkan untuk rombongan maksimal 25 orang dengan biaya sebesar Rp1 juta per rombongan.
"Fasilitas yang kami berikan untuk paket rombongan sama dengan paket perorangan," kata dia menjelaskan.
Akan tetapi bagi wisatawan yang ingin menikmati pengarungan dengan rute pendek, kata dia, pihaknya menyediakan paket perjalanan dari dermaga sandar menuju delta Kaliwangi dan kembali ke dermaga dengan waktu tempuh satu jam.
Menurut dia, paket ini ditawarkan dengan biaya Rp20 ribu per orang termasuk minuman ringan dan asuransi.
"Bagi wisatawan yang gemar memancing, kami juga melayani sewa untuk memancing pada malam hari dengan tarif Rp150 ribu. Bagi pemancing, Serayu merupakan surga memancing malam dengan habitat khasnya berupa ikan baceman atau Baung catfish," katanya.
Ia mengatakan, kehadiran MAS diharapkan menjadi embrio baru bagi kepariwisataan di Sungai Serayu yang selanjutnya akan bersinergi dengan "Serayu River Voyage (SRV)" yang digagas Paguyuban Masyarakat Pariwisata Serayu (PMPS).
Dia mengakui, PMPS dengan SRV-nya lebih dulu menjadi operator perahu wisata di Sungai Serayu dengan rute perjalanan pendek, yakni dari dermaga sandar di Bendung Gerak Serayu menuju jembatan kereta api Tambaknegara dan kembali ke dermaga.
Kendati demikian, dia mengatakan, pihaknya berharap pada masa mendatang akan bermunculan operator lain yang akan meramaikan wisata di Sungai Serayu sehingga menambah semarak industri pariwisata di Kabupaten Banyumas.(*)
