Denpasar (Antara Bali) - Gubernur Made Mangku Pastika menganugerahkan Dharma Kusuma, penghargaan tertinggi bidang seni kepada 18 orang yang berjasa menggali, mengembangkan dan melestarikan seni budaya bertepatan HUT ke-53 Pemprov Bali.
Penghargaan tersebut berupa satya lencana emas masing-masing seberat 20 gram yang diserahkan seusai puncak HUT Pemprov tersebut di lapangan Niti Mandala Renon Denpasar, Minggu.
Gubernur Pastika selain menyerahkan Dharma Kusuma, juga memberikan piagam penghargaan dan bantuan uang sebesar Rp144 juta kepada 18 seniman atau masing-masing sebesar Rp8 juta.
Ke-18 seniman yang memperoleh penghargaan tertinggi dalam bidang seni itu mewakili seluruh bidang seni dan budaya Bali, yakni Ida Rsi Agung Oka Dwija (61) seniman tabuh dan tari dari Banjar Batannyuh, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan.
I Nyoman Astita, MA (59) seniman kerawitan dari Kota Denpasar; I Made Ruda, seniman kerawitan dari Banjar Tanjung Bungkak, Kota Denpasar dan Ni Luh Menek (72) seniman tari dari Banjar Siladarma, Tejakula, Kabupaten Buleleng.
I Nyoman Suweca (75) seniman drama gong dari Kelurahan Banyuning, Kabupaten Buleleng; Tjokorda Raka Kerthiyasa (57) budayawan dari Puti Ubud, Kabupaten Gianyar; Tjokorde Raka Tisnu SST, MSi (62) dari Banjar Sengguan, Kabupaten Gianyar; I Wayan Nartha (69) seniman dalang dari Banjar Babakan, Sukawati, Kabupaten Gianyar dan I Made Djimat (69) seniman tari dari Banjar Pekandelan, Sukawati, Kabupaten Gianyar.
Drs I Ketut Sudiasa (61) seniman Drama Gong dari Banjar Sibang, Kabupaten Badung; I Gusti Ketut Mungkreg (70) seniman drama gong dari Banjar Bindu, Abiansemal, Kabupaten Badung dan Drs Ida Wayan Oka Granoka Gong (62) budayawan dari Kabupaten Karangasem.
I Ketut Ruma (65) seni sastra dari Desa Jasri, Kabupaten Karangasem; I Nengah Selen (63) seniman kerawitan dari Tegalcangkring, Kabupaten Jembrana; Ida Bagus Pudja (69) seniman tari dan tabuh dari Desa Nyalian, Kabupaten Klungkung; Ida Bagus Ngurah Tegur (alm) seniman topeng dari Kabupaten Klungjung; I Wayan Sangkur (alm) seniman Undagi dari Kabupaten Bangli dan I Gusti Ngurah Gede Pemecutan, seniman lukis dari Kota Denpasar.
Penghargaan kepada seniman yang dinilai berjasa dan berprestasi dalam bidang seni itu menurut Kepala Seksi Perfilman dan Perizinan, Dinas Kebudayaan Provinsi Bali I Wayan Dauh, sesuai dengan Peraturan Daerah Bali No.11 tahun 1992 tentang Penghargaan Seni.(*)
