"Kami memiliki bengkel kerja untuk warga binaan, dimana ada 18 jenis kegiatan diantaranya melukis, desain grafis, mekanik, pertanian, peternakan ikan, kerajinan perak, bermusik dan menyablon," kata Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II-A Denpasar, Tonny Nainggolan di Denpasar, Sabtu.
Ia mengatakan, hasil kerajinan warga binaan di bengke kerja milik LP Kerobokan ini banyak menerima pesanan hingga ke luar negeri, seperti lukisan dan pakaian sablon, dimana hasil kerajinan mereka juga dibeli untuk kebutuhan di Kanwil Kemenkumham Bali dan penghuni LP Kerobokan.
Tonny menjelaskan, kegiatan menyamblon di LP Kerobokan ini dikoordinatori narapidana asal Australia, Matthew Norman yang tersandung kasus narkoba "Balinine".
Barang hasil kerajinan menyablon yang dihasilkan warga binaan LP Kerobokan ini, kata Tonny, ada yang dijual ke luar negeri diantaranya Australia dengan menajemen lapas.
Dari komunitas warga Australia memberikan bantuan mesin rotari untuk melakukan kegiatan menyablon dan saat ini di LP Kerobokan sudah ada enam meja maupun klise untuk kegiatan bengkel kerja menyablon ini.
"Si Matthew ini sebagai pekerja senior sablon yang mengajari dan ikut mengerjakan menyamblon untuk warga binaan lainnya," katanya.
Saat ini, warga binaan juga diajarkan cara membuat kerajinan perak yang dimotori oleh Andrew Chan yang sebagai pekerja senior di dalam Lapas Kerobokan hingga saat ini.
"Saat masih ada Andrew Chan menjadi motor menyablon dan desain grafis ini mereka berdua lah yang mengerjakan. Namun, sekarang Chan yang memotori kegiatan membuat kerajinan perak," ujar Tonny yang menegaskan narapidana Balinine yakni Andrew Chan dan Matthew Norman dipidana seumur hidup.
Selain itu, warga binaan juga memiliki kelompok musik Antrabez atau "Anak Terali Besi" yang hampir tiap minggu tampil di luar lapas. "Mereka sudah profesional dan ada bayarannya bervariasi kisaran Rp2 juta hingga Rp5juta," ujarnya.
Untuk 25 Agustus 2018, kelompok musik Antrabez akan tampil di Nusa Lembongan yang dalam pengamananya nanti masih berkoordinasi degan Kanwil Kemenkumham terkait teknisnya, karena mereka akan menginap di tempat itu.
Selain itu, dalam waktu dekat ini, warga binaan LP Kerobokan juga akan mengikuti lomba layang-layang di Pantai Mertasari, Denpasar, dimana ada lima kategori perlombaan yang diikuti.
Untuk antisipasi keamanan saat warga binaan ini mengikuti lomba layang-layang, pihaknya akan berkoordinasi dengan jajaran kepolisian. "Nantinya warga binaan ini mengikuti lomba layangan janggar, layangan kreasi, layangan bebean dua dan layangan pecukan," ujarnya. (ed)
Pewarta: I Made Surya Wirantara PutraEditor : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA 2026