Gianyar (Antara Bali) - Kunjungan wisatawan ke Pasar Seni Sukawati, Kabupaten Gianyar, pada musim liburan ini mengalami penurunan drastis, terutama setelah maraknya pusat oleh-oleh di wilayah sekitar hingga Kota Denpasar dan Kuta.
"Keberadaan pusat oleh-oleh serta pasar seni lainnya menjadi salah satu penyebab turunnya tingkat kunjungan wisatawan ke objek wisata pasar seni ini," kata Kepala Pasar Seni Sukawati I Nengah Nama Artawan, Sabtu.
Ia mengatakan, pada musim liburan sekolah tahun lalu, kunjungan rombongan pelajar dan wisatawan lainnya ke Pasar Seni Sukawati membeludak sampai sekitar 3.000 orang per hari.
"Saat ini bisa mencapai 2.500 orang saja sudah bagus. Penurunan jumlah tamu per hari lebih dari 15 persen," katanya.
Penurunan jumlah pengunjung itu, kata dia, selain disebabkan maraknya pasar oleh-oleh, kemungkinan juga diakibatkan kendala kekurangan tempat parkir yang membuat para pengemudi bus wisata malas mengantar rombongan ke Pasar Seni Sukawati.
"Selain kendala parkir, tiadanya fee atau komisi kepada para pemandu wisata juga menjadi penyebab. Mereka menjadi enggan membawa tamunya ke pasar seni ini," ujar Artawan.
Terkait persoalan itu, katanya, pihaknya akan mengkoordinasikannya dengan pihak terkait di Pemerintah Kabupaten Gianyar.
"Kami akan desak pemerintah untuk lebih gencar melakukan promosi, serta mencari solusi soal kendala yang di hadapi pasar seni ini," ucapnya.
Khusus untuk rencana pemindahan Pasar Umum Sukawati di seberang Pasar Seni Sukawati guna dijadikan areal parkir dan telah menjadi salah satu program Pemkab Gianyar, dia enggan berkomentar.
"Maaf kami tidak tahu-menahu soal itu. Pada intinya Pasar Seni Sukawati mengalami kendala parkir di musim liburan seperti saat ini," katanya.
Di sisi lain, khusus pengamanan pada musim liburan saat ini, jelas Artawa, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan aparat keamanan.
"Bukan hanya aparat keamanan, jajaran Sat Pol PP juga kami minta untuk melakukan patroli setiap saat," ujarnya.
Dan syukurnya, kata dia, sampai saat musim liburan sekolah ini kondisi Pasar Seni Sukawati aman terkendali.
"Sejauh ini tidak terjadi tindak kriminal. Mudah-mudahan akan terus aman dan pengujung merasa nyaman," katanya berharap.
Sementara itu, di pagi hari Jalan Raya Batubulan menuju sejumlah objek wisata Kabupaten Gianyar agak tersendat, karena banyak bus wisata lalu-lalang dan atau singgah ke ke sejumlah toko seni (art shop) ataupun pasar yang menjajakan aneka macam kerajinan seni.(*)
