"Kami masih memerlukan peralatan yang memenuhi standar agar atlet bisa turun dengan lincah dalam arena PON nanti," kata Pelatih cabang olahraga layar Bali, Wayan Sujana dalam pertemuan di KONI Bali Selasa.
Ketua Harian KONI Bali Anak Agung Susila yang memanggil semua pelatih atlet dari sejumlah Cabang olahraga untuk menginventarisasi permasalahan dan kemajuan atlet selama latihan mempersiapkan diri pada PON.
Atlet layar Bali binaan Peselancar andalan Indonesia, Oka Sulaksana dan pelatih Wayan Sujana hampir tiada hari tanpa latihan, di pantai Sanur untuk bisa mengincar sedikitnya empat medali emas di PON Riau 2012.
Dalam pertemuan tersebut pelatih cabang olahraga layar Provinsi Bali menjanjikan sasaran dalam meraih prestasi tinggi dalam mengumpulkan medali emas, mengingat prestasi atlet dalam kejuaraan nasional.
Jika peralatan yang diperlukan atlet layar Bali bisa terpenuhi saat berlaga dalam arena pra PON Januari 2012 mendatang, dapat diyakini lebih banyak atlet Bali bisa lolos ke arena olahraga akbar di Indonesia.
Bali masih mengandalkan peselancar Oka Sulaksana, atlet yang prestasinya melejit hingga di tingkat dunia, didampingi atlet-atlet usia muda lainnya maju berlaga pada arena Pekan Olahraga Nasional (PON) di Riau 2012.
Sedikitnya dua atlet layar berusia muda muncul yang mendampingi Oka yakni I Gusti Candra Pratiwi siswa putri SMP Negeri 1 Denpasar dan I Ketut Rasa Krisna Murti siswa kelas dua SMA 6 Denpasar.
Disamping itu atlet layar lainnya yang potensial untuk meraih prestasi pada kejuaraan akbar empat tahunan nanti adalah I Gede Subagiasa dan komang Suartana. Mereka itu dibina oleh Oka sendiri dan Wayan Sujana.
Layar salah satu cabang olahraga yang baru berkembang menjadi andalan Bali dalam pengumpulan medali emas di PON Riau 2012, selain cabang olahraga lainnya seperti Silat, menembak, Judo dan atletik.(*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026