Kamis, 19 Oktober 2017

Wabup Badung-Karangasem Membantu Pengungsi di Kelurahan Kapal

| 385 Views
id bantuan pengungsi, pengungsi gunung agung, erupsi gunung agung, wabup karangasem, pemkab badung, pemkab karangasem
Wabup Badung-Karangasem Membantu Pengungsi di Kelurahan Kapal
Ilustrasi - Tim Rotary serahkan bantuan kepada pengungsi Gunung Agung. (Antara Bali/Komang Suparta/wdy/2017)
Mangupura (Antara Bali) - Wakil Bupati Badung, Bali, I Ketut Suiasa bersama Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Arta Dipa mengunjungi dan memberikan bantuan warga pengungsi Gunung Agung asal Kabupaten Karangasem yang berada di Kelurahan Kapal dan Desa Dalung, Selasa.

"Hari ini saya (Wabup Suiasa) bersama Wabup Karangasem mendatangi langsung para pengungsi ini dan memberikan bantuan sembako yang terkumpul dari swadaya murni masyarakat Kapal," ujar Suiasa dalam keterangan persnya kepada Antara, Selasa.

Suiasa yang melakukan peninjauan di Wantilan Desa Adat Kapal dan di GOR Dalung, Desa Dalung, Kuta Utara mengatakan, peninjauan ini sebagai wujud kemanusiaan guna memantau semeton Karangasem baik dari sisi kesehatan, pendidikan dan aspek yang lain.

"Mudah-mudahan sinergitas, komunikasi serta koordinasi yang baik antara dua pemerintah ini dan dibantu tim mulai tingkat kabupaten hingga desa/kelurahan dalam penanganan pengungsi Gunung Agung yang tinggal di Badung sudah berjalan dengan baik," ujarnya.

Ia mengatakan, Pemkab Badung telah berkomitmen dalam penanganan ini akan melakukan langkah-langkah yang komprehensif dan menyeluruh dari aspek kemanusiaan tersebut.

"Saya contohkan anak-anak yang masih jenjang sekolah, Pemkan Badung sudah siap menampung di sekolah sesuai tingkat pendidikannya dari tingkat PAUD hingga SMA," ujarnya.

Untuk kesehatan, ditegaskan tim Krama Badung Sehat (KBS) yang ada di masing-masing desa/kelurahan telah siap melakukan pemantauan kesehatan dan memberikan pelayanan kesehatan ke rumah-rumah (home care).

Dibidang sosial dan tenaga kerja, Pemkab Badung juga sudah siap memediasi, melalui aparat kelurahan, desa dan desa adat. "Bilamana warga Karangasem mau bekerja sesuai potensi yang dimiliki. Untuk penampungan ternak, Kami sudah meminta masing-masing kecamatan untuk menyiapkan tempat/pos-pos untuk menampung ternak masyarakat.," ujarnya

Ia mengatakan, disetiap desa/kelurahan sudah ada tim penanganan, yang setiap saat melakukan verifikasi data dan keluar masuknya warga pengungsi asal Karangasem, sehingga nantinya tidak ada satu orangpun yang lepas dari pantauan kita.

Sementara untuk bantuan, Pemkab. Badung telah menyerahkan bantuan kepada Pemkab Karangasem sebesar Rp2,4 miliar. Sedangkan, bantuan untuk semeton Karangasem di Badung masih diupayakan secara swadaya oleh tim bersama masyarakat Badung.

Sementara itu, Wakil Bupati Karangasem Artha Dipa menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Badung dan masyarakat Badung yang sudah membantu warganya yang tinggal di Badung.

"Hal ini merupakan bagian dari rasa menyama braya masyarakat Bali yang tetap terjaga dengan baik. Atas nama pemerintah dan masyarakat Karangasem menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Badung," ujarnya

Ia mengatakan, ini membuktikan di Bali ini dengan "menyama braya" dan gotong royong. Pihaknya juga mengucapkan kepada Pemkab Badung sudah sangat siap dan siaga dalam penanganan warga pengungsi.

"Saya sebagai pimpinan di Karangasem mempunyai kewajiban untuk melihat masyarakat yang tinggal di seluruh kabupaten/kota di Bali," ujarnya.

Ia mengatakan, berdasarkan data tercatat sebanyak 7.154 pengungsi yang tinggal di Badung. Secara keseluruhan semeton Karangasem yang mengungsi diperkirakan lebih dari 185 ribu orang.

Untuk di Badung sendiri, terdari di Kelurahan Kapal terdapat sebanyak 52 orang warga Karangasem dan untuk di Desa Dalung terdapat sebanyak 839 orang dan 20 diantaranya tinggal di GOR Dalung. (WDY)

Editor: I Gusti Bagus Widyantara

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga