Bupati Undang Anggota INTO Mengunjungi Puri Gianyar

Bupati Undang Anggota INTO Mengunjungi Puri Gianyar

Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata berfoto bersama anggota Organisasi Kota Pusaka Dunia atau International National Trusts Organisation (INTO) di Puri Gianyar. (Antara Bali/Made Surya/wdy/2017)

Gianyar (Antara Bali) - Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata mengundang 200 anggota Organisasi Kota Pusaka Dunia atau International National Trusts Organisation (INTO) untuk mengunjungi keraton atau Puri Gianyar.

"Kami mengundang 200 orang dari 31 negara yang menjadi anggota INTO untuk datang ke Puri Gianyar agar dapat melihat secara langsung bangunan kuno yang memiliki arsitektur khas Bali terdahulu yang telah memiliki nilai sejarah tinggi di pusat kota Gianyar ini," ujarnya saat ditemui di Gianyar, Rabu (13/9) malam.

Ia mengatakan Puri Gianyar salah satu dari ratusan warisan pusaka yang dijaga pemerintah daerah setempat sebagai warisan budaya.

Selain melihat arsitekur bangunan di Puri Gianyar, tamu undangan juga mendapat suguhan makanan khas Bali dan disambut pementasan tari untuk kerajaan saat menerima tamu kehormatan.

"Diakhir acara kami menampilan senderatari pergaulan atau sejenis tarian joget bumbung, di mana tamu undangan dapat ikut menari Bali bersama para seniman," katanya.

Agung Bharata menuturkan para tamu kehormatan yang hadir mengaku terkesan dengan seni dan budaya Bali, umumnya dan Gianyar, khususnya.

Para peserta yang hadir mengikuti jamuan Pemkab Gianyar juga mengaku kagum dengan atraksi yang dipersembahkan para seniman Bali yang dipentaskan di Puri Gianyar.

Selain itu, para peserta juga mengaku kagum dengan arsitektur bangunan di Puri Gianyar yang tetap dijaga dan dilestarikan seperti aslinya.

"Secara umum, keasrian Puri Gianyar masih menonjolkan sketsa bangunan lama, meskipun dahulunya sempat diguncang gempa yang cukup hebat," katanya.

Ia mengemukakan dukungan pemkab selama ini terhadap kegiatan seni budaya di daerah itu.

"Kami mendukung kegiatan-kegiatan seni dan budaya ini, sehingga Bali tetap menjadi primadona dan semakin ramai dikunjungi wisatawan," katanya.

Dengan membludaknya kunjungan wisatawan ke Bali, kata Bharata, maka secara tidak langsung akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyatakat di Pulau Dewata, baik itu akomodasi perhotelan hingga cendera mata yang dijual para seniman Bali.

"Mudah-mudahan dengan kedatangan tamu mancanegara ini ke Puri Gianyar dapat memberikan wawasan kepada tamu undangan yang hadir, bahwa di Gianyar masih menjaga budaya dahulu," ujarnya.

Ia menegaskan Pulau Dewata tidak akan pernah lepas dari seni, budaya, dan adatnya yang khas sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan mancanegara.

"Kami bisa katakan bahwa Kabupaten Gianyar memang sebagai gudangnya berkesenian," ujarnya. (WDY)