Kepala Dinas PKPP Denpasar Nyoman Gede Narendra di Denpasar, Selasa, mengatakan pihaknya tahun ini akan menata pemukiman kumuh dengan konsep model "Rumah Ramah Karsa".
"Penataan itu akan menyasar wilayah Dusun Wanasari, kawasan Banjar Margajati, Banjar Belong Menak, Banjar Lumintang dan Banjar Wangaya Kaja," katanya.
Ia mengatakan penataan kawasan pemukiman di Denpasar dilakukan secara bertahap. Hal ini tidak terlepas dari kepemilikan lahan dengan kondisi warga masyarakat mengontrak tanah dan membangun pemukiman semi permanen.
"Langkah koordinasi dan komunikasi telah kami lakukan dengan rencana tahap awal membangun delapan rumah tipe 36 dan tipe 16 di mulai bulan September mendatang di kawasan Dusun Wanasari," kata Narendra, didampingi Sekretarisnya Agus Prihantara Mertha.
Menurut Narendra, pembangunan pemukiman dengan konsep "Rumah Ramah Karsa" sebagai sebuah solusi hunian tahan gempa hingga 8.0 skala Richter dengan keunggulan bangunan terbuat dari beton bertulang yang kuat menahan beban antara 400-450 kilogram (kg).
"Tahap awal fokus program akan dilakukan di kawasan Dusun Wanasari dengan rencana anggaran dana sebesar Rp1 miliar," ujar Narendra.
Untuk langkah awal, pihaknya telah memperhatikan kondisi riil dari warga yang tinggal di kawasan yang akan mendapatkan penataan, seperti di kawasan Dusun Wanasari sebelumnya telah dikoordinasikan dengan aparat desa dan kelurahan setempat.
Selain itu, pihaknya juga melakukan sosialisasi di lingkungan masyarakat yang nantinya dapat mengetahui lebih awal dari pelaksanaan program tersebut.
"Kami akan membangun delapan rumah di kawasan Dusun Wanasari, Kecamatan Denpasar Utara, akan berkelanjutan ke semua wilayah kecamatan di Denpasar yang memang perlu ditata kembali kawasannya, sehingga dapat tertata indah, rapi dan nyaman," katanya. (WDY)
Pewarta: Pewarta: I Komang SupartaEditor : I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026