Rabu, 18 Oktober 2017

Penukaran Uang, Pecahan Rp10 Ribu Favorit

| 922 Views
id Bi bali, bank indonesia, penukaran uang, uang rupiah, uang lebaran, uang lusuh
Penukaran Uang, Pecahan Rp10 Ribu Favorit
Ilustrasi. Petugas Bank Indonesia mensosialisasikan uang rupiah baru kepada masyarakat di Pasar Kreneng Denpasar, Bali, Rabu (21/12). (Dwa) (ANTARA FOTO/Wira Suryantala/nym/16.)
Denpasar (Antara Bali) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali mengatakan uang pecahan Rp10 ribu paling banyak diminati masyarakat di Denpasar pada penukaran uang pecahan kecil emisi terbaru menjelang Lebaran 2017.

"Tahun ini ada pergeseran yang sekarang paling banyak pecahan Rp10 ribu," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Causa Iman Karana ketika meninjau penukaran uang pecahan kecil di Denpasar, Senin.

Penukaran uang pecahan kecil di Denpasar dipusatkan di Lapangan Puputan Badung tepatnya di depan Museum Bali 19-22 Juni 2017 dengan menggandeng sejumlah perbankan lainnya.

Menurut Causa tahun-tahun sebelumnya uang pecahan kecil yang paling banyak diincar masyarakat saat penukarang uang jelang Lebaran adalah pecahan Rp1.000, Rp2.000 dan Rp5.000.

Adanya penukaran uang pecahan kecil emisi terbaru tahun 2016 itu disambut antusias ratusan warga yang rela antre di sejumlah stan yang didirikan bank sentral itu bersama bank umum lainnya.

Sejumlah warga bahkan masih mengenakan jas hujan, untuk antre menukarkan uang karena hujan deras melanda Denpasar dan sekitarnya pada Senin pagi.

BI membatasi penukaran uang per orang mencapai Rp4,4 juta untuk memberikan pemerataan penukaran per hari per orang dengan rincian rincian pecahan 20.000 mencapai Rp2 juta, pecahan 10.000 mencapai Rp1 juta, pecahan 5.000 mencapai Rp1 juta dan pecahan 2.000 mencapai Rp 400 ribu.

Sebelumnya BI menggelar penukaran uang pecahan kecil 14-16 Juni 2017 di Sentral Parkir Kuta, Kabupaten Badung dengan total penukaran mencapai Rp4,5 miliar.

Bank sentral itu memproyeksi kebutuhan uang di Bali menjelang Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah mencapai Rp3,17 triliun terdiri dari uang pecahan besar Rp2,98 triliun dan uang pecahan kecil Rp184 miliar.

Proyeksi ini meningkat 11,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya mencapai Rp2,84 triliun.

Pemenuhan uang pecahan kecil juga akan dilayani melalui kegiatan layanan kas luar kantor antara lain melalui layanan kas keliling bersama perbankan termasuk menambah titik lokasi penukaran.

Jumlah loket perbankan yang tersedia sebanyak 184 titik lokasi atau meningkat 88 persen jika dibandingkan tahun 2016 sebanyak 98 loket, tersebar di seluruh kabupaten/kota di Bali. (WDY/DWA)

Editor: I Gusti Bagus Widyantara

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga