Negara (Antara Bali) - Bupati Jembrana Putu Artha optimistis prosentase kelulusan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA dan sederajat di Kabupaten Jembrana akan tinggi bahkan bisa mencapai 100 persen.
    
Optimisme tersebut ia sampaikan usai meninjau pelaksanaan UN di SMA Diponegoro, SMA Saraswati, SMK Margaginawe dan SMAN 1 Negara, Senin.
    
Kunjungan terhadap sekolah yang menyelenggarakan UN ini tergolong unik karena terkesan Putu Artha memfokuskan pada sekolah-sekolah swasta.
    
Saat dikonfirmasi tentang hal tersebut, Artha mengatakan, sekolah-sekolah swasta itu harus mendapatkan perhatian untuk memacu prestasi mereka.
    
"Mudah-mudahan dengan kedatangan kami, murid-murid yang mengikuti UN bisa lebih termotivasi untuk lulus," katanya.
    
Namun ia juga tidak membantah, jika kunjungan itu berkaitan dengan kelulusan dari sekolah swasta yang sering tidak mencapai target setiap tahunnya.
    
Saat mendatangi sekolah-sekolah swasta itu, dari pihak sekolah Artha mendapatkan laporan kalau mereka yakin murid-muridnya akan lulus seratus persen.
    
"Kalau swasta saja berani yakin akan lulus seratus persen, harusnya yang sekolah negeri bisa lebih yaitu dalam pencapaian nilai UN," ujar Artha.
    
Dengan kunjungannya ini Artha berharap, tidak ada lagi alasan dari pihak sekolah swasta jumlah kelulusannya sedikit karena merasa tidak pernah diperhatikan pemkab.
    
Kepada sekolah-sekolah itu Artha juga menanyakan apa-apa saja fasilitas yang masih kurang.
    
Meski belum tentu pemkab yang memberikan bantuan langsung, Artha berjanji untuk mencari akses ke provinsi maupun pusat agar sekolah bersangkutan mendapatkan bantuan.
    
Kabid Pendidikan Menengah Dinas Dikporaparbud Jembrana I Wayan Wika mengatakan, jumlah siswa yang mengikuti UN tahun ini sebanyak 3.244 orang.
    
Dari jumlah tersebut sebanyak 907 siswa mengikuti UN dari program Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), 962 siswa untuk program Ilmu Pengetahuan Sosial dan 226 orang untuk program Ilmu Pengetahuan Bahasa (IPB).(*)


: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026