Denpasar (Antara Bali) - Pemerintah Kabupaten Karangasem, Bali, merealisasikan pembelian 2 ton sampah plastik yang berhasil dikumpulkan masyarakat Desa Adat Pasedahan, Minggu.

Pembelian sampah itu dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Karangasem I Made Sukerana yang ditandai dengan penyerahan sepeda motor roda tiga kepada sejumlah kepala desa adat (bendesa).

Sampah-sampah plastik yang dikumpulkan masyarakat itu dibeli oleh Pemkab Karangasem dengan harga Rp400-Rp2.000 per kilogram.

"Gerakan memerangi sampah plastik yang kami canangkan sejak 2005 itu, kini mulai menyulut kesadaran masyarakat. Mereka sadar akan bahaya ancaman sampah plastik yang makin mengkawatirkan akibat `boming` penggunaan plastik," kata Wabup dalam keterangan persnya di Denpasar.

Ia berharap kesadaran itu terus berlanjut dengan membudayakan kesadaran antisampah plastik dalam kehidupan sehari-hari dan melakukan pengolahan secara profesional dan mandiri.

Sukerana juga menginstruksikan Badan Lingkungan Hidup (BLH) dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Karangasem untuk membantu membeli sampah plastik yang dikumpulkan masyarakat.

"Dalam era pembangunan dan aktifitas masyarakat yang kian kompleks, persoalan sampah khususnya sampah plastik sudah tidak dapat diabaikan," katanya. (M038)

Pewarta: Oleh M. Irfan Ilmie

Editor : M. Irfan Ilmie


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2013