London (Antara Bali) - Senegal mengundang Indonesia membangun pabrik penyulingan kelapa sawit karena Senegal perlu suplai minyak sawit sebesar 150 juta ton per tahun, yang seluruhnya diimpor dari berbagai negara, termasuk Indonesia.
Hal itu disampaikan Menteri Perdagangan, Sektor Informal, Konsumsi dan Promosi Produk Lokal dan UKM Senegal, Alioune Sarr, saat menerima Duta Besar Indonesia untuk Senegal, Mansyur Pangeran, di Dakar, baru-baru ini.
Sarr menyampaikan , pemerintah Senegal sedang membangun kawasan industri di Kota Diamniadio, sekitar 40 km dari Dakar dan berharap Indonesia dapat memanfaatkan fasilitas itu sebagai peluang investasi dengan mendirikan industri di sana.(WDY)
