Denpasar (Antara Bali) - Polisi menangkap dua remaja dan satu orang dewasa yang diduga merupakan komplotan jambret yang sering beraksi di berbagai tempat di Denpasar dan sekitarnya.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Gde Sugianyar Dwi Putra di Denpasar, Kamis mengatakan, ketiga komplotan itu adalah, Handoko alias Aan (44), Andre Dwi Asviyanto alias Andre (16) dan I Kadek Bagus Hendra Diputra alias Bogel (15).
    
"Ketiga pelaku itu sama-sama tinggal di Jalan Gatot Subroto VI P nomor 1, Denpasar," katanya. 
    
Mantan Kapolresta Balikpapan ini mengatakan, dari pengakuan ketiga orang itu, mereka selalu membagi tugas saat melakukan aksinya.
    
"Handoko melakukan aksi penjambretan dengan membawa Bogel. Dalam melakukan aksinya itu dua pelaku menggunakan sepeda motor Suzuki SGR warna hitam DK 6900 KE milik Handoko," ujarnya.
    
Gde Sugianyar menjelaskan, Bogel biasanya bertugas menarik tas korbannya. Sementara Andre juga memiliki tugas yang sama dengan yang dilakukan oleh Bogel.
    
Ia menjelaskan, untuk setiap aksi yang berhasil, dua orang ABG rekrutan Handoko yang diketahui sebagai otaknya ini, diberi upah oleh Handoko sebesar Rp30 ribu hingga Rp40 ribu.
    
Diketahui bahwa ketiganya sudah pernah beraksi di 36 lokasi, seperti di Jalan Cokroaminoto, Jalan Akasia, Jalan Angantaka, Jalan Gatsu Tengah, Jalan Raya Puputan Renon.
    
Selain pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berup sepeda motor Suzuki SGR warna hitam dengan nopol DK 6900 KE, sembilan HP berbagai merek, satu jam tangan, lima tas wanita berbagai merek dan 10 dompet berbagai merek. ***1***



: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026