Denpasar (Antara Bali) - Karyawan Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, melepas Prim Hariadi selaku kepala pengadilan negeri di daerah itu, karena mendapat tugas menjadi Kepala Pengadilan Negeri (KPN) Jakarta Selatan.

"Hari ini saya sudah tidak lagi menjabat sebagai Ketua Pengadilan Negeri Denpasar, karena mendapat jabatan baru di KPN Jakarta Selatan dan ini menjadi tugas mulia ke depannya," kata Prim Hariadi selaku mantan KPN Denpasar, di Denpasar, Selasa.

Ia mengatakan, untuk tapuk pimpinan KPN Denpasar yang baru akan dipimpin Dr Yanto yang sebelumnya menjabat sebagai pimpinan di PN Sleman, Yogyakarta.

Namun, dua minggu ke depan Dr Yanto belum melaksanakan tugasnya selaku KPN Denpasar, karena sedang mengalami beberapa kendala, sehingga untuk sementara waktu dijabat Edward Harris Sinaga yang sebelumnya selaku Wakil Kepala PN Denpasar.

"Saya pastikan dua minggu ke depan Dr Yanto sudah bertugas di PN Denpasar, selanjutnya bapak Edward Harris Sinaga akan bertugas menjadi Ketua PN Batam," ujar Prim.

Pihaknya menegaskan, untuk acara serah terima jabatan antara dirinya dengan Edward Harris itu sudah dilakukan beberapa waktu lalu.

"Selama saya bertugas menjadi KPN saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah menbantu dan mendukung dirinya selama menjabat di Denpasar," katanya

Prim mengatakan selama satu tahun menjabat KPN Denpasar, sudah banyak pembenahan yang dilakukan terutama dalam administrasi perkara.

"Yang menjadi pekerjaan rumah Ketua PN yang baru terkait masalah administrasi perkara terutama penyelesaian perkara terkait upaya hukum banding dan kasasi," ujarnya.

Ia menambahkan, banyak pengalaman yang didapat saat menjabat sebagai KPN Denpasar, yakni saat menangani perkara pembunuhan bocah Engeline (8) yang dilakukan dengan keji oleh ibu angkatnya Margariet Megawe dan pembantunya, Agustay Hamda May.

Selain itu, kasus bentrok organisasi masyarakat (Ormas) beberapa waktu lalu yang saat ini sedang proses persidangan juga menjadi perhatian masyarakat Bali juga diharapkan berhasil diselesaikan dengan baik. (WDY)

Pewarta: Pewarta: I Made Surya
: I Gusti Bagus Widyantara

COPYRIGHT © ANTARA 2026