Denpasar (Antara Bali) - Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia Bali membenarkan jadwal pendaftaran nama atlet
(entry by name) diundur Pengurus Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) Jawa Barat hingga 17 Juni 2016, yang sebelumnya ditargetkan rampung 30 April 2016.

"Kepastian ini sudah saya terima, sehingga Bali memiliki kesempatan untuk melakukan proses ini hingga semua atlet terdaftar keseluruhan," kata Ketua Bidang Prestasi KONI Bali, Nyoman Yamadhiputra, di Denpasar, Selasa.

Ia mengatakan, dari 36 cabang olahraga yang diikuti Provinsi Bali dalam ajang PON Jawa Barat nanti, pihaknya mengklaim sebanyak 35 cabang olahraga yang sudah terdaftar di PB PON.

Yamadiputra mengakui dengan diundurnya beberapa minggu lagi proses "entry by name" ini, Bali memiliki kesempatan untuk melakukan proses itu untuk satu cabang olahraga yang belum terdaftar.

"Saat ini hanya cabang olahraga sepak bola saja yang sedang kami proses entry by namenya," ujarnya.

Menurut dia, keuntungan dari proses "entry by name" yang diundur ini, lanjut dia, Bali memiliki kesempatan untuk mengganti atlet yang mengalami kondisi cedera.

Selain itu, pelatih dan maneger masing-masing cabang olahraga juga dapat menentukan atlet yang akan diganti hingga batas waktu yang telah ditentukan.

"Apabila proses `entry by name`ini tidak diperpanjang, maka pelatih dan menajer tidak dapat mengganti nama atlet yang telah dikirim ke PB PON yang mengalami kondisi cedera," katanya.

Kabid Litbang KONI Bali, IB Dipta mengakui, masih ada kesempatan untuk mengganti atlet di PON dengan diundurnya jadwal entry by name.

"Peluang untuk mengganti nama atlet kemungkinan sangat kecil, namun bisa saja ada pergantian atlet. Terutama atlet yang rentan mengalami cedera," katanya. (WDY)

Pewarta: Pewarta: I Made Surya
: I Gusti Bagus Widyantara

COPYRIGHT © ANTARA 2026