Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri menghadiri acara pembentukan Bank Sampah, sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Yayasan Bali Kumara, Minggu.
Ia mengatakan pembentukan bank sampah untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat berperanserta menjaga kebersihan lingkungan dengan menabung sampah organik dan sampah plastik di bank sampah terdekat.
Persoalan lingkungan tidak semata-mata hanya tanggung jawab pemerintah, namun juga menjadi kewajiban semua pihak untuk mengatasinya.
Untuk itu mulai sekarang sudah waktunya merubah pola layanan kebersihan dari sistim yang mengandalkan peran pemerintah model "kumpul, angkut dan buang" menjadi pola penanganan sampah disumbernya (rumah tangga).
Konsep pengolahan sampah itu adalah pola lama, yang sudah harus ditinggalkan. Paradigma baru menjadikan sampah sebagai sumber daya yang mempunyai nilai ekonomis dan dapat dimanfaatkan.
"Misalnya untuk kerajinan tangan, kompos, pakan ternak, energi terbarukan (biogas)," kata Bupati I Gusti Ayu Mas Sumatri.
Ia mengingatkan, prinsip dasar pengolahan sampah untuk mengurangi timbunan sampah, penggunaan ulang sampah dan mendaur ulang sampah dikenal dengan 3R (Reduce, Reuse dan Recycle). Penerapan sistem itu, memberikan manfaat besar bagi masyarakat dengan berkurangnya timbunan sampah, mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA), ujar Bupati Mas Sumatri.
Ia mengharapkan masyarakat untuk mampu secara mandiri mengolah limbah sampah dan memperoleh manfaat ekonomis dari sampah.
Bupati I Gusti Ayu Mas Sumatri mengapresiasi peran aktif para pihak yang telah membentuk Bank Sampah Baliku.
"Pemkab Karangasem sangat mengapresiasi dibentuknya Bank Sampah Baliku, karena sangat baik untuk membentuk suatu generasi dimasa mendatang yang punya kepedulian terhadap lingkungan yang nantinya mendorong tumbuhnya budaya pemilahan sampah. Mari kita bersama-sama jaga lingkungan sekitarnya agar tetap bersih dengan menabung di Bank Sampah terdekat," kata bupati.
Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Karangasem Made Laba Dwikarini selaku panitia kegiatan tersebut melaporkan, pembentukan Bank Sampah sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pencapaian 100 hari kerja Bupati-Wakil Bupati Karangasem bidang lingkungan.
Kerja sama tersebut didasarkan atas Keputusan Bersama Camat Karangasem dengan Ketua Yayasan Bali Kumara, pada tanggal 28 Maret 2016. Sampai saat ini ada 46 sekolah yang tergabung dalam keanggotaan Bank Sampah Baliku ditambah seluruh staf Kecamatan Karangasem. (WDY)
Pewarta: Pewarta: I Ketut SutikaEditor : I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026