"Sebagian besar penyebaran kantor bank umum terbanyak di Denpasar dan Badung," kata Kepala OJK Bali, Zulmi, di Denpasar, Selasa.
Menurut dia, hingga semester I 2015, jumlah jaringan kantor bank di Pulau Dewata sebanyak 53 bank umum dan 137 bank perkreditan rakyat.
Jaringan kantor bank umum tercatat sebanyak sebanyak dua kantor pusat 10 kantor wilayah, 86 kantor cabang, 360 kantor cabang pembantu, 128 kantor unit, 127 kantor kas, 10 kantor fungsional dan 2737 anjungan tunai mandiri (ATM).
Penyebaran kantor bank umum terbanyak di Denpasar sebanyak 256 kantor, Kabupaten Badung (148), Kabupaten Gianyar (76).
Selain bank umum, masyarakat juga bisa mengakses perbankan melalui BPR yang memiliki 137 kantor (sebelumnya 138 namun satu BPR telah melakukan merger).
Selain itu, penyebaran kredit perbankan mencapai Rp67,53 triliun hingga semester I 2015 namun masih sebagian besar tersebar di Denpasar dan Badung.
Penyaluran kredit bank umum di Denpasar mencapai Rp36,45 triliun atau sebesar 60,98 persen dari total penyaluran kredit.
Sedangkan penyaluran di Kabupaten Badung sebesar Rp7,36 triliun atau 12,32 persen.
Penyaluran kredit BPR di Denpasar sebesar Rp2,62 triliun atau sebesar 33.8 persen dan di Kabupaten Badung mencapai Rp1,99 triliun (25,7 persen).
"Salah satu penyebab tingginya pengaluran kredit itu karena pusat perekonomian di Bali terletak di Denpasar dan Badung, serta sebagian bank yang beroperasi di daerah itu adalah kantor cabang pembantu dan pelaporan dilakukan kantor cabang utama yang berada di Denpasar dan Badung," ucapnya.(APP)
Pewarta: Pewarta : Dewa Wiguna: Adi Purnama Putra
COPYRIGHT © ANTARA 2026