Denpasar (Antara Bali) - Sebanyak 300 peserta akan ikut ambil bagian dalam kejuaraan terbuka teakwondo tingkat Kabupaten Badung, Bali, yang akan berlangsung 27 hingga 30 Desember 2010.

"Kegiatan tersebut akan dipusatkan di GOR Purna Krida Kerobokan, juga melibatkan perkumpulan bela diri dari seluruh kabupaten/kota se Bali, disamping juga mengundang perkumpulan bela diri sejumlah daerah di Indonesia," kata Ketua Harian Pengcab Taekwondo Indonesia Kabupaten Badung I Ketut Wijana di Mangupura, Senin.

Wijana yang juga ketua panitia kegiatan tersebut, berharap lewat turnamen itu mampu mengembangkan dan memasyarakatkan olahraga taekwondo di wilayah Badung dan Bali pada umumnya.

Oleh sebab itu, kepengurusan Taekwondo Badung mempunyai program kerja yang diharapkan dapat direalisasikan melalui pendidikan formal (ekstrakurikuler) maupun pendidikan nonformal lewat pendekatan dengan tokoh-tokoh masyarakat.

Wijana menjelaskan, dalam kegiatan tersebut akan dipertandingkan dua katagori masing-masing katagori prayunior dan katagori yunior.

Mereka yang berhasil keluar sebagai juara berhak memperoleh medali, piagam serta uang pembinaan dari panitia. Lewat turnamen juga akan ditetapkan atlet terbaik teakwondo putra dan putri, ujar Ketut Wijana.

Wakil Bupati Badung Ketut Sudikerta menyambut baik kegiatan turnamen tersebut, dengan harapan mampu mencari bibit-bibit atlet yang potensial.

Atlet hasil seleksi dari turmamen itu hendaknya dapat dibina dan dilatih secara internasif untuk meraih prestasi yang gemilang di tingkat nasional maupun internasional.

Untuk itu pembinaan atlet teakwondo dapat dilakukan secara berkesinambungan, untuk mencetak atlet yang berprestasi dan mampu membawa nama baik daerah dalam kegiatan yang lebih tinggi di tingkat nasional dan internasional, harap Wabud Sudikerta.(*)


: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026