"Kami menyebutnya Koalisi Bali Mandara. Sudah ada tiga parpol yang bergabung, yaitu kami sendiri dari Partai Golkar, Partai Demokrat dan Partai Gerindra," kata Ketua DPD Partai Golkar Jembrana versi Munas Bali Made Suardana, di Negara, Minggu.
Menurutnya, jumlah partai yang akan bergabung dalam koalisi tersebut akan bertambah, karena dalam waktu dekat partai yang tergabung dalam Forum Komunikasi Antar Partai Politik (Forkap) juga akan bergabung.
Ia mengungkapkan, sudah dilakukan pembicaraan cukup intens dengan Partai Hanura, PPP, PAN, PKPI, PKB dan Nasdem, yang tergabung dalam Forkap.
"Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini, Forkap resmi bergabung dengan Koalisi Bali Mandara, karena kami memiliki tujuan yang sama, yaitu ingin ada perubahan di Kabupaten Jembrana," ujarnya.
Selain Forkap, pihaknya juga membuka diri untuk partai lainnya yang hendak bergabung dalam koalisi besar tersebut, untuk menghadapi PDI P dalam Pilkada Jembrana.
Ia mengatakan, tahapan Koalisi Bali Mandara saat ini mulai menyeleksi bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati yang masuk, yang berasal dari masing-masing partai.
Menurutnya, dari Partai Golkar mengajukan tiga nama yaitu anggota DPRD Bali I Ketut Suania, Ketua Fraksi Golkar DPRD Jembrana I Wayan Suardika dan dirinya sendiri.
"Kami masih menunggu usulan bakal calon dari partai peserta koalisi. Nantinya akan diseleksi dengan obyektif, untuk diputuskan sebagai pasangan calon dari koalisi," katanya.
Disinggung pernyataan Pelaksana Tugas Penguru DPD Partai Golkar Jembrana versi Munas Ancol, yang hendak bergabung dengan PDI P dalam Pilkada, ia menyarankan mereka untuk bertanya kepada pimpinannya di Provinsi Bali, sebelum mengambil keputusan.
Sementara Ketua Forkap Jembrana Handika Suteja saat dikonfirmasi membenarkan, pihaknya sudah beberapakali bertemu dengan Koalisi Bali Mandara.
"Tapi masih ada yang harus dibicarakan lebih rinci lagi. Mudah-mudahan keputusan untuk koalisi bisa dilakukan hari Selasa ini," katanya.
Menurutnya, dalam menentukan koalisi, pihaknya melihat bentuk kerjasama serta perjanjiannya, termasuk dengan PDI P yang juga sudah beberapakali berkomunikasi.
"Intinya kami belum mengambil keputusan final akan berkoalisi kemana. Kami lihat dulu bentuk kerjasamanya, dari Koalisi Bali Mandara maupun PDI P," ujarnya.(GBI)
Pewarta: Oleh Gembong Ismadi: Gembong Ismadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.