Pemerintah Salurkan Bantuan Rp2,3 Miliar untuk Pengungsi Rohingya

Pemerintah Salurkan Bantuan Rp2,3 Miliar untuk Pengungsi Rohingya

Menteri Sosial berdialog dengan anak pengungsi suku Rohingya asal Myanmar yang terdampar di perairan Aceh di tempat penampungan sementara, Desa Bayen, Kecamatan Rantau Selamat, Aceh Timur, Aceh. (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/wdy/15)

Langsa, Aceh (Antara Bali) - Kementerian Sosial menyalurkan bantuan dengan nilai sekitar Rp2,3 miliar untuk para pengungsi Rohingya yang saat ini ditampung di empat titik di Provinsi Aceh.

"Bantuan tersebut kita saluran dalam bentuk barang," kata Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kementerian Sosial Margowiyono di Kota Langsa, Minggu.

Margowiyono menjelaskan bantuan untuk penanganan pengungsi Rohingnya di Kabupaten Aceh Timur nilainya Rp611 juta, berupa tenda gulung, matras, perlengkapan keluarga, perlengkapan anak, makanan dan selimut.

Barang-barang bantuan itu dikirimkan dari gudang regional Palembang, gudang pusat Bekasi, dan gudang Sumatera Utara.

Sementara bantuan untuk penanganan pengungsi di Kabupaten Aceh Tamiang nilainya Rp171 juta, berupa barang-barang keperluan pengungsi yang dikirim dari gudang regional Palembang, dan gudang pusat Bekasi.

Sementara bantuan untuk penanganan pengungsi di Kota Langsa senilai Rp609 juta dan Aceh Utara senilai Rp931 juta.

Menurut data pemerintah pengungsi Rohingya dan Bangladesh di Aceh jumlahnya 1.759 orang, 564 orang di antaranya ada di Punteut, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe.

Selain itu ada 672 pengungsi di Pelabuhan Kuala Langsa (Langsa), 476 orang di Bireun Bayeun (Aceh Timur) dan 47 orang di Kabupaten Aceh Tamiang.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa akan mengunjungi para pengungsi di Langsa dan Aceh Timur untuk melihat kondisi mereka serta menyerahkan bantuan. (WDY)