"Bahkan tidak hanya merebut tempat kedua, tetapi apa salahnya kontingen Buleleng berjuang meraih juara pertama satu dan kesempatan itu masih terbuka," kata Wakil Ketua KONI Buleleng Bidang Pembinaan Prestasi Wayan Merta di sela-sela rapat persiapan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Buleleng di Singaraja, Jumat.
Mantan Sekretaris KONI ini mengemukakan, pada Porvrov Bali di Kabupaten Badung 2009, Buleleng berhasil mengumpulkan 37 medali emas, 39 medali perak dan 72 medali perunggu sekaligus berada pada peringkat III.
Sementara Ketua Harian KONI Buleleng I Nyoman Muger mengatakan, dalam Porvrov mendatang, pihaknya hanya mengirim atlet yang betul-betul memiliki prestasi sesuai dengan standar, sehingga diharapkan atlet yang mewakili Buleleng mampu menyumbangkan medali.
"Tidak ada istilah mencari pengalaman dalam porvrov nanti, sehingga selain efisien dana juga akan terjadi efesien kontingen. Tidak seperti pengalaman sebelumnya yang masih memberikan toleransi mencari jam terbang untuk atlet pemula," kata Muger.
Menurut dia, untuk mendapatkan atlet yang akan diterjunkan pada porvrov mendatang, pihaknya akan menggelar Porkab mulai 28 Oktober hingga 4 Nopember mendatang, dengan mempertandingkan 21 cabang olahraga.
Porkab yang diikuti sembilan kontingen dari seluruh kecamatan di Buleleng mempertandingkan cabang catur, atletik, pencak silat, karate, sepak bola, tenis meja, bola voli, bola basket, bulutangkis, panjat tebing, menembak, kempo, tenis lapangan, renang, judo, tarung derajat, balap sepeda, sepak takraw, balap motor, tinju dan biliar.
Melalui porkab, katanya, pihaknya sekaligus melakukan evaluasi terhadap pembinaan olahraga yang telah dilakukan, baik oleh KONI kecamatan maupun pengurus cabang olahraga di bawah naungan KONI Buleleng.
Untuk menyukseskan kegiatan olahraga itu, katanya, KONI telah menganggarkan Rp530 juta lebih, termasuk untuk keperluan transpor maupun konsumsi atlet.(*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026