Denpasar (Antara Bali) - Pihak "World Hindu Youth Organization (WHYO)" akan mensomasi "pengempon" Pura Jagatnatha Denpasar, Bali yang telah mengusir dua orang pendeta Budha yang hendak melakukan persembahyangan pada Sabtu (11/9) malam lalu di pura tersebut.
Hal itu disampaikan Dr Arya Wedakarna, pemimpin WHYO, di Denpasar, Rabu. Arya menjelaskan bahwa somasi itu akan dilayangkan apabila "pengempon" atau pengurus Pura Jagatnatha tidak meminta maaf kepada kedua pendeta tersebut.
"Jika tidak minta maaf, persoalan ini akan diteruskan ke ranah hukum dengan tuntutan penistaan agama," katanya.
Sebab, lanjut Arya, pengusiran terhadap rohaniawan Budha yang akan melakukan puja di Pura Jagatnatha sangat disayangkan. "Kami memohon perlu adanya gerakan moral untuk mendukung persoalan ini, sebelum kami melakukan tindakan hukum," ujarnya.
Selain itu, kata Arya, pihaknya juga sangat menyayangkan tindakan "pengempon" pura tersebut yang menyuruh mengunci pura dengan alasan hanya umat Hindu Bali saja yang bisa sembayang di sana, lengkap dengan pakaian adat Bali.
Di sisi lain, Arya mengatakan, pihaknya mengimbau pengurus dan "pengempon" pura tidak membedakan umat Hindu, baik berasal dari Bali ataupun dari luar Bali.
Semuanya bisa melakukan persembayangan di Pura Jagatnatha. Sesuai dengan namanya jagat, pura itu bisa didatangi oleh umat dari manapun yang bermaksud melakukan persembahyangan.
"Kami sangat menyesalkan adanya pengkelasan terhadap umat Hindu, sehingga ada umat yang bukan berasal dari Bali dilarang untuk membawa sesaji ke Pura Jagatnatha," katanya.
Arya mengatakan, sepengetahuan pihaknya, status Pura Jagatnata adalah pura umum, sehingga sangat tidak bijak jika adanya perbedaan tersebut.
"Kejadian seperti ini tidak hanya membuat tersinggung orang lain, tapi bisa memperburuk citra Bali yang terkenal dengan keramahannya," katanya sambil menggeleng-gelengkan kepala.
Berdasarkan hasil putusan rapat pihak WHYO, rencananya selain akan mengajukan somasi, mereka juga akan melakukan aksi simpatik ke kantor DPRD dan Wali Kota Denpasar.(*)
