"Saudara-saudara tahu sejak November 2014 saya pimpin GGGI untuk waktu dua tahun mandatang dan akan ada summit di Indonesia dihadiri 23 negara. Saya mohonkan Presiden Jokowi untuk hadir dan beliau bersedia, saya bersyukur dan senang sekali," kata SBY seusai diterima Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin.
Mantan Presiden tersebut dalam pertemuan itu didampingi oleh mantan Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi sedangkan Presiden Jokowi didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto.
SBY yang juga Ketua Umum Partai Demokrat tersebut menyatakan, pertemuan itu sempat membahas terkait Perppu Pilkada yang ia terbitkan pada masa pemerintahannya lalu.
Menurut dia, dirinya dan Presiden Jokowi sepakat agar pemilihan kepala daerah tetap pilihan langsung oleh rakyat.
Sementara itu, keduanya melakukan pembicaraan sekitar 40 menit. Usai pertemuan, Presiden dan SBY sempat melayani konferensi pers dengan wartawan. Presiden Jokowi kemudian mengantar SBY ke mobilnya saat hendak keluar Istana.
Ini merupakan pertemuan pertama keduanya semenjak pisah sambut pada 20 Oktober 2014 lalu saat pelantikan Presiden Jokowi menggantikan Presiden SBY. (WDY)
Pewarta: Oleh Muhammad Arief Iskandar: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026