Denpasar (Antara Bali) - Nilai tukar petani (NTP) Bali pada bulan April 2014 terdata 103.82 persen, turun 0,49 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 104,33 persen.

"Meskipun mengalami penurunan namun NTP daerah kita itu masih lebih tinggi dari rata-rata nasional pada bulan yang sama tercatat 101,80 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Panusunan Siregar di Denpasar, Jumat.

Dengan kondisi NTP tersebut, katanya, tingkat kesejahteraan petani Bali masih lebih baik dibandingkan rata-rata secara nasional.

Subsektor utama yang mendorong turunnya NTP Bali adalah subsektor tanaman pangan yang mengalami penurunan sebesar 1,93 persen.

Panusunan Siregar menambahkan, berbagai komoditas pertanian yang dihasilkan petani dikelompokkan ke dalam lima subsektor, yakni tamanan pangan, hortikultura, tanaman perkebunan rakyat, peternakan dan perikanan.

NTP diperoleh dari perbandingan indeks yang diterima petani terhadap indeks harga yang dibayarkannya. Semakin tinggi NTP, berarti bertambah kuat pula tingkat kemampuan daya beli petani. (M038)


Pewarta: Oleh IK Sutika
: M. Irfan Ilmie

COPYRIGHT © ANTARA 2026