Negara (Antara Bali) - Anak TK di Kabupaten Jembrana melakukan parade ogoh-ogoh (sejenis patung sebagai simbol bhutakala atau sifat jahat), di Gedung Kesenian Bung Karno, Negara, Sabtu, serangkaian dengan Hari Raya Nyepi.
Karena diperuntukkan bagi anak-anak tersebut, ogoh-ogoh yang diarak dengan panjang rute sekitar 1 kilometer tersebut juga berukuran mini.
"Ogoh-ogoh karya anak TK ini berjumlah 60 buah, yang berasal dari seluruh Jembrana, kecuali Kecamatan Pekutatan," kata Ketua Panitia Parade, I Nyoman Gede Kurniawan.
Ia mengatakan, sengaja membuat parade khusus untuk anak-anak TK, untuk memberikan kebebasan ekpresi termasuk kegembiraan bagi mereka.
"Kalau digabung dengan parade ogoh-ogoh orang dewasa, biasanya mereka kalah dalam mendapatkan perhatian. Tapi kalau sendiri seperti ini, ekpresi kegembiraan mereka bisa tersalurkan dengan puas," ujarnya.
Parade ogoh-ogoh yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (Peradah) dan Pemkab Jembrana ini, menarik ribuan anak-anak yang memadati areal Gedung Kesenian Bung Karno.
Dalam sambutan yang dibacakan Sekkab Jembrana, I Gede Gunadnya, Bupati I Putu Artha mengatakan, dengan parade ini, selain sebagai hiburan juga bisa menjadi sarana pemahaman bagi anak-anak tentang nilai-nilai keagamaan, sejak usia dini.
"Kami berharap anak-anak Jembrana tumbuh dengan tidak melupakan nilai-nilai keagamaan, serta budayanya," katanya.
Jalannya parade ogoh-ogoh ini berlangsung meriah, termasuk dengan campur tangan orang tua anak, yang membantu mengggotong ogoh-ogoh, saat melihat anak-anak mereka kelelahan.(GBI)
Pewarta: Oleh Gembong Ismadi: Gembong Ismadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026