Kegiatan rapat kordinasi dengan perbekel, lurah dan pimpinan SKPD dilaksanakan secara rutin setiap tiga bulan sekali bertujuan untuk menampung usulan, masukan dan permasalahan yang dihadapi desa, SKPD untuk dijadikan bahan dalam mengambil keputusan.
Rapat koordinasi dipimpin Bupati Gianyar, didampingi Sekda, Ida Bagus Gaga Adi Saputra.
Dalam pertemuan itu Bupati Agung Bharata menekankan tiga hal terkait disiplin pegawai, keamanan pemilu legislatif dan menjaga kebersihan lingkungan.
"Penegakan disiplin jangan ada kesan hangat-hangat tahi ayam, mohon tetap diterapkan untuk dapat menciptakan organisasi yang baik," harap Bupati Agung Bharata.
Terkait dengan pelaksanaan pileg seluruh perbekel dan lurah diharapkan dapat menjaga suasana pemilu yang luber jurdil dan aman.
Jika terjadi pelanggaran agar mengkordinasikan dengan pihak berwenang, seperti KPU dan Panwaslu.
Untuk menjaga keseimbangan lingkungan semua pihak mengedepankan konsep menumbuhkan pohon bukan sekedar menanam. Hal ini penting untuk menjaga keseimbangan alam dan lingkungan.
Dalam rapat masukan yang diberikan oleh beberapa perbekel, di antaranya Perbekel Desa Mas Ubud, I Wayan Dharmayuda tentang masih sulitnya penanganan sampah, untuk itu diperlukan adanya pelatihan pengolahan sampah dan bank-bank sampah tiap desa.
Hal senada disampikan Perbekel Manukaya, Tampaksiring, Dewa Putu Kecana, di Pura Tirta Empul bila hari raya tiba sampah selalu menumpuk, untuk itu diperlukan adanya truk sampah yang bisa mengatasi sampah di sepuluh Desa Pakraman dan 13 Banjar Dinas dengan 20 subak yang ada.
Menanggapi hal ini Bupati Gianyar menyampaikan apresiasinya kepada semua perbekel yang memiliki perhatian dan respon terhadap lingkungan, permasalahan yang dihadapi akan dikaji untuk dapat dicarikan solusi.
Kegitan seperti ini sangat efektif untuk mendapat masukan dari perbekel dalam lebih meningkatkan pembangunan tepat sasaran. (WDY)
Pewarta: Oleh Gembong Ismadi: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.