"Kalau dipaksakan melaut juga percuma. Saat sampai tengah, jaring tidak bisa diturunkan karena ombak besar yang disebabkan oleh angin kencang," kata Bisri, salah seorang nelayan setempat, Senin.
Ia mengungkapkan, beberapa perahu yang nekat berangkat ke laut, tidak membawa hasil saat pulang, bahkan ada yang jaringnya terjatuh ke laut karena ombak.
"Kalau angin kenang seperti ini, meskipun ikan kelihatan, jaring tidak bisa diturunkan. Kalau nekat, jaring bisa-bisa dibawa ombak," ujarnya.
Nelayan yang menggunakan perahu di Desa Pengambengan, rata-rata melaut bersama-sama antara 35 orang hingga 40 orang untuk setiap pasang perahu.
Mereka mencari ikan hingga ke tengah laut, yang saat hasil tangkapan melimpah, bisa memperoleh puluhan ton ikan sekali berangkat.(GBI)
Pewarta: Oleh Gembong Ismadi: Gembong Ismadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.